Gresik (beritajatim.com) – Masyarakat Gresik yang melintas di Jalan Ahmad Yani terkesima dengan kerlap-kerlip ratusan damar kurung yang dipasang di tengah jalan. Hiasan tersebut sangat indah sewaktu melintas di malam hari. Lampu warna-warni bisa dinikmati pengguna jalan. Pemandangan ini tidak seperti biasanya.
Jalan Ahmad Yani Gresik banyak berubah. Pepohonan yang tinggi disulap penuh warna. Sebelum melintas Gedung Tri Dharma dan kantor pusat PT Petrokimia Gresik, pernak-pernik lampu sudah mulai terlihat. Setiap pohon di sisi kanan maupun kiri dililit lampu warna-warni. Kemudian diatasnya dipasang ratusan damar kurung bergelantung.
Seni lukis damar kurung merupakan warisan budaya asli asal Gresik. Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menetapkan warisan budaya benda.
Sayangnya saat ini damar kurung masih jarang terlihat di Gresik meski sudah ditetapkan secara nasional. Sehingga, hiasan damar kurung di Jalan Ahmad Yani Gresik menjadi perhatian masyarakat yang melintas. Bahkan, tak sedikit melakukan foto bersama karena pemandangannya sangat instagramable.
Yuyun Pramesti (22) misalnya warga asal Perum Gresik Kota Baru (GKB) menuturkan, baru kali ada pemandangan bagus di tengah kota saat malam hari. Dirinya pun mengabadikan diri foto bersama dengan latar belakang pemandangan ratusan damar kurung.
“Sangat cocok diunggah di medsos. Sebab, pemandangan seperti ini sangat jarang sekali,” tuturnya, Selasa (5/07/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”petrokimia-gresik”]
Sementara itu, secara terpisah Sekretaris Perusahaan (Sekper) PT Petrokimia Gresik Yusuf Wibisono mengatakan, pemasangan lampu warna-warni dan ratusan damar kurung dipersembahkan untuk masyarakat menjelang ulang tahun perusahannya. Hal ini dilakukan agar lebih meriah pasca melandainya kasus covid-19.
“Selama dua tahun lebih masyarakat harus menahan diri di rumah, dan tidak melakukan kegiatan berskala besar saat pandemi melonjak. Kini seiring kasus tersebut melandai perusahaan kami ingin berbagi kebahagiaan bersama masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, menjelang ulang tahun ke 50, pihaknya juga melibatkan masyarakat dengan membuka bazar bagi pelaku UMKM. Langkah itu diambil supaya ekonomi masyarakat bisa bangkit lagi setelah sempat terguncang akibat adanya pandemi.
“Kami ingin berbagi dengan masyarakat Gresik. Sebab, mereka juga terlibat langsung beroperasinya pabrik Petrokimia Gresik hingga sekarang,” imbuhnya. [dny/but]






