Surabaya (beritajatim.com) – Rangkaian Dies Natalis Stikosa-AWS ke-58 ditutup dengan acara Gebyar Sholawat Nabi. Acara yang menghadirkan Gus Azmi Askandar dari Paiton, Probolinggo dan Ustad Fandy Irawan atau sering dipanggil Cak Fandy dari Mojokerto digelar di halaman kampus Stikosa-AWS, Senin (28/11/2022) malam.
Meskipun hujan rintik, jemaah membludak sampai di luar halaman kampus. Apalagi saat Gus Azmi dan Cak Fandy naik ke atas panggung. Kedua santri ini merupakan idola baru remaja muslim.
Gus Azmi, yang berparas tampan ini santri pondok pesantren Nurul Qodim Paiton Probolinggo. Sedangkan Cak Fandy merupakan santri Ponpes Al Falah Surodinawan Mojokerto, beberapa kali mendapat penghargaan di berbagai festival shalawat.
Ketua Stikosa-AWS DR Meithiana Indrasari menyampaikan rasa harunya melihat antusias jamaah yang sangat besar. Dirinya berharap acara seperti ini bisa dilaksanakan secara rutin.
“Kami juga ikut bersholawat di atas panggung dan sangat terharu saat ribuan jamaah menyalakan lampu ponsel di tengah area penonton yang gelap sambil melantun sholawat,” ujarnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Surabaya”]
Sementara Ketua Panitia Pelaksana Haryo Yudo Seno yang juga pengurus Remas Masjid A Azis mengatakan, acara ini sekaligus sebagai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Masjid A Azis didirikan oleh salah satu pendiri Stikosa-AWS dan sekaligus juga mengabadikan namanya sebagai nama masjid yg berada di komplek kampus Stikosa-AWS. Selain digunakan tempat ibadah sehari hari sivitas akademika, juga menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat sekitar.
“Majelis Shalawat adalah salah satu kegiatan rutin remaja masjid yang secara rutin menggelar sholawatan,” katanya. [ipl/beq]






