Malang (beritajatim.com) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB Unisma) menggelar acara Tasyakuran sebagai puncak rasa syukur atas serangkaian pencapaian gemilang. Salah satunya dimahkotai oleh perolehan Peringkat Unggul untuk Program Studi Manajemen dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA).
Acara tasyakuran berlangsung khidmat pada Rabu di (17/9/2025) di gedung FEB Unisma. Kegiatan ini sekaligus menjadi momen berbagi kebahagiaan dengan menyantuni 40 anak yatim piatu dari daerah binaan fakultas, sebagai wujud komitmen dan dampak sosial kepada masyarakat.
Dekan FEB Unisma, Afifudin, S.E., M.SA, Ak., CAP, CBV, dalam sambutannya menegaskan bahwa tasyakuran ini adalah wujud syukur atas capaian komprehensif di berbagai bidang selama tahun akademik 2024-2025.
“Sebetulnya, kegiatan Tasyakuran ini adalah untuk seluruh capaian FEB, baik dari sisi akademik, pengembangan SDM, kelembagaan, penelitian, hingga pengabdian. Akreditasi Unggul untuk Prodi Manajemen ini menjadi salah satu pemantik utamanya, namun ada banyak hal lain yang patut kami syukuri,” ungkap Afifudin.
Salah satu pilar utama kesuksesan FEB Unisma adalah lonjakan kualitas sumber daya manusia. Afifudin memaparkan data yang mengesankan, di mana dalam satu tahun akademik terakhir, fakultas berhasil menambah 10 dosen bergelar doktor.
“Alhamdulillah, dalam tahun akademik 2024-2025, kami ketambahan 10 doktor baru. Ini juga bagian dari rasa syukur kami. Di sisi lain, hampir 80% dari total 70 dosen kami kini telah menyandang jabatan fungsional Lektor Kepala dan Guru Besar, serta telah tersertifikasi,” jelasnya.
Di panggung global, FEB Unisma semakin menunjukkan eksistensinya. Kolaborasi strategis telah dijalin dengan berbagai perguruan tinggi dari Turki, Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Hal ini dibuktikan dengan program pertukaran mahasiswa yang aktif.
“Satu kebanggaan kami, pada bulan Mei hingga Juli, kami menerima 15 mahasiswa dari PSU Thailand selama dua bulan. Sebagai kelanjutannya, kami juga memberangkatkan 23 mahasiswa kami ke PSU selama satu bulan,” tambah Afifudin.
Di bidang riset dan publikasi, FEB Unisma juga menorehkan prestasi. Tiga jurnal ilmiah yang dikelola fakultas berhasil meraih akreditasi Sinta 2, Sinta 3, dan Sinta 4, sebuah peningkatan signifikan dari sebelumnya. Produktivitas dosen dalam mempublikasikan artikel di jurnal internasional bereputasi dan prosiding terindeks juga menunjukkan tren positif.
Namun, capaian FEB Unisma tidak berhenti di menara gading akademik. Komitmen sosial diwujudkan melalui program pendampingan intensif bagi UMKM di Malang Raya, yang mencakup aspek sertifikasi produk halal, strategi pemasaran digital, hingga pembukuan dan perpajakan.
“Kami tidak meninggalkan pengembangan UMKM. Visi besar kami adalah memberikan dampak kepada sosial masyarakat,” tegas Afifudin.
Komitmen ini juga tecermin dalam rangkaian acara tasyakuran, di mana FEB Unisma secara khusus mengundang dan memberikan santunan kepada 40 anak yatim.
“Ini adalah kegiatan rutin, bisa dua atau tiga bulan sekali. Kami memiliki daerah-daerah binaan, dan anak-anak yatim ini kami undang secara bergiliran. Terkadang kami juga yang mendatangi panti asuhan untuk memberikan motivasi dan literasi,” tuturnya.
Stabilitas jumlah mahasiswa baru, yang konsisten di angka 500-an selama tiga tahun terakhir, menjadi indikator kepercayaan masyarakat. Menurut Afifudin, hal ini didorong oleh terobosan kurikulum yang adaptif.
“Walaupun kami fakultas ekonomi dan bisnis, hampir setiap mata kuliah kami kini berbau digital. Ini adalah keniscayaan. Kami berkolaborasi dengan asosiasi profesi seperti Asosiasi Digital Marketing Indonesia dan Asosiasi Fintech, sehingga lulusan kami tidak hanya lulus secara internal, tetapi juga lulus uji sertifikasi profesi,” jelasnya.

Dengan pondasi yang kokoh, FEB Unisma telah menetapkan target ambisius ke depan. Di antaranya adalah menaikkan akreditasi Prodi Perbankan Syariah, menyelenggarakan konferensi internasional IJEBF yang terindeks Scopus atau WoS, serta menambah 15 doktor baru pada tahun akademik 2025-2026.
“Target kami, pada tahun 2027, 85% dosen kami sudah doktor, dan kami akan menambah jumlah guru besar,” lanjutnya.
Rektor Unisma, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., yang turut hadir dalam acara tersebut, mengapresiasi seluruh capaian FEB. Ia berharap prestasi ini dapat menular ke fakultas-fakultas lain dan semakin memperkokoh langkah Unisma untuk terbang melesat menuju World Class University.
“Syukur alhamdulillah kita bisa berkumpul untuk ikut berbahagia atas capaian-capaian FEB. Mudah-mudahan dengan rasa syukur ini, Allah akan semakin menambah nikmat-Nya, dan capaian ini menular pada fakultas-fakultas lain, sehingga semakin memperkokoh kesiapan kita untuk terbang melesat menuju World Class University,” kata Rektor Unisma saat sambutan. (dan/but)






