Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya terus menunjukkan tren positif setelah mencatat tiga kemenangan beruntun. Kebangkitan ini tak lepas dari penekanan pada aspek mentalitas yang menjadi kunci konsistensi tim.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menyebut mindset sebagai faktor utama di balik performa stabil timnya dalam beberapa laga terakhir.
“Menang itu penting dalam sepak bola, Tapi tiga kemenangan beruntun ini sangat positif. Sekarang fokus ke dua laga tandang berikutnya yang akan sulit karena melawan tim yang berjuang menghindari degradasi. Kita harus menunjukkan sikap yang sama atau bahkan lebih baik,” ungkap Tavares, Sabtu (2/5/2026).
Pelatih asal Portugal tersebut juga menegaskan bahwa setiap pertandingan menuntut pendekatan berbeda. Ia tak ragu melakukan perubahan strategi jika tim belum mampu mengeksekusi peluang, terutama di babak pertama.
“Ruang ganti, kita bicara tentang hal baik apa yang harus dilanjutkan. Kita mengubah aliran bola menjadi lebih cepat di babak kedua. Pemain cadangan yang masuk juga memberikan karakteristik berbeda. Di babak pertama, setelah 20-25 menit awal, tempo kita jadi lambat sehingga lawan mudah membaca pergerakan. Di babak kedua, intensitas kita naik,” ungkap Tavares.
Meski meraih kemenangan meyakinkan atas PSBS Biak, Tavares tetap memberikan apresiasi kepada tim lawan yang dinilai tampil solid, terutama dalam bertahan di babak pertama.
“Saya juga ingin memuji Biak; mereka menunjukkan bahwa mereka adalah pria-pria yang kuat karena tetap bertarung meski dalam situasi sulit,” imbuhnya.
Menjelang sisa kompetisi, Tavares menekankan pentingnya pemulihan fisik dan kesiapan mental guna menjaga tren positif. Persebaya bertekad mengamankan poin maksimal demi mempertahankan posisi di papan atas klasemen.
Persebaya masih menyisakan tiga pertandingan pada musim 2025-2026, masing-masing menghadapi Persis Solo (9/5/2026), Semen Padang FC (15/5/2026), dan laga penutup kontra Persik Kediri (23/5/2026). (way/kun)






