Surabaya (beritajatim.com) – Ular merupakan hewan liar yang paling sering masuk pekarangan rumah. Kehadiran ular di sekitar rumah bisa jadi membahayakan orang-orang disekitarnya, mengingat kebanyakan spesies ular mempunyai bisa.
Ada beberapa penyebab mengapa ular bisa datang di lingkungan rumah. Selain mungkin di rumah kamu terdapat banyak mangsanya, beberapa tanaman berikut ini juga bisa mengundang datangnya ular, loh.
Melansir Homeguides, ada 5 tanaman yang disukai oleh ular dan sebaiknya tidak ditanam di pekarangan rumah. Tanaman apa saja itu? Berikut ini ulasannya.
1. Bunga Melati
Tanaman yang memiliki aroma bunga sangat harum ini bukan hanya disukai oleh manusia, namun juga ular. Ular suka dengan struktur batang dan daun bunga melati, daunnya yang lebar dan rimbun sangat cocok bagi ular ular membuat sarang dan berlindung.
2. Tanaman Perdu
Perdu merupakan jenis tanaman semak yang sering digunakan sebagai pagar hidup di sekitar pekarangan rumah. Struktur kayu yang bercabang-cabang, dan ada beberapa jenisnya yang tumbuh rendah dekat dengan permukaan tanah adalah tempat yang sempurna untuk ular bersembunyi.
BACA JUGA: Ular Piton 3 Meter Tiba-tiba Berada Rumah Warga Jati Sidoarjo
3. Tanaman Cendana
Cendana adalah pohon penghasil kayu cendana dan minyak cendana. Kayunya digunakan sebagai rempah-rempah, bahan dupa, aromaterapi, campuran parfum, dan lainnya. Karena aromanya yang kuat inilah Cendana disukai ular, oleh sebab itu jika kamu khawatir, cendana sebaiknya tidak ditanam di pekarangan rumah.
4. Cedar
Sama seperti Cendana, Cedar juga jenis tanaman yang mengeluarkan aroma khas yang disukai ular. Ditambah Cedar juga merupakan tanaman yang sering ditanam di pekarangan rumah. Untuk itu, kamu harus hati-hati ketika memutuskan memilih Cedar untuk ditanam.
5. Tanaman Penutup Tanah, Seperti Rumput Gajah
Tanaman yang biasanya dijadikan penutup tanah seperti rumput gajah dan krokot disukai ular karena struktur daunnya yang cocok untuk berlindung.
Demikianlah tanaman-tanaman yang disukai ular, beberapa ahli mungkin akan menyarankan untuk tidak menaman tanaman tersebut.
Namun bukan berarti kamu tidak bisa menanamnya di halaman rumah. Kamu hanya perlu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, misalnya dengan merawat tanaman tersebut agar tidak terlalu rimbun. Atau juga dengan melakukan pengawasan ketika anak-anak bermain di dekatnya. (kai/nap)






