Surabaya (beritajatim.com) – Belakangan tengah viral lagu dangdut berbahasa Jawa, berjudul Kisinan atau Malu (dalam artian Bahasa Indonesia). Lagu ini dibawakan sekaligus diciptakan sendiri oleh Masdddho.
Adapun liriknya yang membuat warganet terngiang-ngiang ialah “Tiwas tak gondeli tenanan, sayangku wes ora kurang-kurang, jebul mung dadi pelampiasan. Tiwas Tak banggakne, tak pamer pamerke, jebule aku mung dadi badute.”
Jika diartikan, lagu ini bercerita tentang seseorang yang menyukai temannya sendiri. Namun, orang yang dikira juga mencintainya ternyata lebih memilih orang lain. Ujung-ujungnya, ia pun malu sendiri karena sudah terlanjur banyak orang yang tahu.
Sekadar untuk diketahui bahwa Masdddho atau yang memiliki nama asli Ahmad Ridho ini merupakan musisi yang dikenal dengan pembawaan lagu-lagu Jawanya. Ada dua lagu lain yang pria asal Yogyakarta tersebut ciptakan, seperti Tajin dan Lintang Kenangan.
Official music video Kisinan dari Masdddho yang juga viral di TikTok ini pun sudah bisa ditonton di YouTube sejak 11 Juli 2023 lalu. Adapun berikut ini lirik dan terjemahan lagunya.
BACA JUGA: Anti Galau! Ini Lirik lagu Bossy – Ramengvrl Feat. Cinta Laura
Lirik dan terjemahan lagu Kisinan – Masdddho
Taun taunan aku wes ngancani sliramu
(Bertahun-tahun aku sudah menemani dirimu)
Wes kadung kenal karo bapak ibu
(Sudah terlanjur kenal dengan bapak ibu)
Wes kebacut nyaman ro sliramu
(Sudah terlalu nyaman dengan dirimu)
Opo koe ra ngerti
(Apa kamu tak tahu)
Opo ra ngrumangsani
(Apa tak menyadari)
Yen wes kedaden koyok saiki
(Jika sudah kejadian seperti sekarang)
Kudu piye aku bingung ngadepi
(Harus bagaimana aku bingung menghadapi)
*
Tiwas tak gondeli tenanan
(Terlanjur ku pertahankan sungguhan)
Sayangku wes ora kurang-kurang
(Sayangku sudah tidak kekurangan)
Jebul mung dadi pelampiasan
(Ternyata hanya jadi pelampiasan)
Tiwas Tak banggakne
(Terlanjur ku banggakan)
Tak pamer pamerke
(Ku pamer-pamerkan)
Jebule aku mung dadi batute
(Ternyata aku hanya jadi badutnya)
Taun taunan aku wes ngancani sliramu
(Bertahun-tahun aku sudah menemani dirimu)
Wes kadung kenal karo bapak ibu
(Sudah terlanjur kenal dengan bapak ibu)
Wes kebacut nyaman ro sliramu
(Sudah terlalu nyaman dengan dirimu)
Opo koe ra ngerti
(Apa kamu tak tahu)
Opo ra ngrumangsani
(Apa tak menyadari)
Yen wes kedaden koyok saiki
(Jika sudah kejadian seperti sekarang)
Kudu piye aku bingung ngadepi
(Harus bagaimana aku bingung menghadapi)
*
Tiwas tak gondeli tenanan
(Terlanjur ku pertahankan sungguhan)
Sayangku wes ora kurang-kurang
(Sayangku sudah tidak kekurangan)
Jebul mung dadi pelampiasan
(Ternyata hanya jadi pelampiasan)
Tiwas Tak banggakne
(Terlanjur ku banggakan)
Tak pamer pamerke
(Ku pamer-pamerkan)
Jebule aku mung dadi batute
(Ternyata aku hanya jadi badutnya)
*
Tiwas tak gondeli tenanan
(Terlanjur ku pertahankan sungguhan)
Sayangku wes ora kurang-kurang
(Sayangku sudah tidak kekurangan)
Jebul mung dadi pelampiasan
(Ternyata hanya jadi pelampiasan)
Tiwas Tak banggakne
(Terlanjur ku banggakan)
Tak pamer pamerke
(Ku pamer-pamerkan)
Jebule aku mung dadi batute
(Ternyata aku hanya jadi badutnya)
Jebule koe milih ro liyane
(Ternyata kamu memilih dengan lainnya)
Ujung-ujunge mung kisinan dewe
(Ujung-ujungnya hanya malu sendiri)
(fyi/nap)






