Lamongan (beritajatim.com) – Grand Final Duta Wisata Yak Yuk Lamongan Tahun 2023 usai digelar di Gedung Sport Center Lamongan, pada Kamis (5/10/2023) malam. Kini, Yak M. Reza Ramdani, asal Turi dan Yuk Inez Tasya Briliant asal Lamongan resmi dinobatkan jadi duta wisata Yak Yuk Lamongan 2023.
Penobatan tersebut dilakukan setelah melewati serangkaian proses selama dua bulan sebelumnya. Yak Yuk Lamongan yang baru saja terpilih ini diharapkan mampu menjadi pioner generasi muda yang cinta budaya daerah, turut serta dalam mengembangkan ekonomi kreatif, sekaligus jadi promotor pariwisata di Kota Soto.
“Duta Wisata Yak Yuk tahun 2023 ini tentu jadi kebanggaan, namun kontribusi positif dari para finalis menjadi hal utama untuk dapat dirasakan semua orang, utamanya dalam hal mempromosikan pariwisata, melestarikan seni budaya, dan mengembangkan ekonomi kreatif,” tutur Wabup Abdul Rouf.
Menurut Wabup Rouf, pariwisata menjadi salah satu sektor unggulan Pemkab Lamongan yang digalakkan melalui program Ramasinta. Selain itu, sektor ini juga mampu menjadi penyumbang pendapatan daerah sekaligus menjadi sumber perekonomian masyarakat.
Sehingga, Wabup Rouf berpesan para duta wisata terus menggali potensi diri, memperkaya ilmu pengetahuan untuk mengukir prestasi dan berkontribusi terhadap daerah sebagai generasi muda kreatif, kolaboratif, inovatif, profesional, dan berakhlakul karimah.
BACA JUGA: PMI di Singapura Belajar Skill Konten Bisnis Online Bareng Unesa
“Pemenang Yak dan Yuk tahun 2023 jangan mudah berpuas diri, kami berharap agar terus berkreasi dan inovatif memperluas ilmu pengetahuan, aneka ragam seni budaya, dan potensi alam Kabupaten Lamongan,” pesan Wabup Rouf.
“Jadikan ajang ini sebagai tantangan untuk mengasah kemampuan dan ilmu pengetahuan baik di bidang akademis, di sekolah, dan bidang umum lainnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Priwisata dan Budaya Kabupaten Lamongan Siti Rubikah mengungkapkan, para finalis duta wisata telah melakukan penjaringan sejak tanggal 24 Juli 2023 lalu. Kala itu, proses seleksi administrasi diikuti oleh sebanyak 93 peserta.
Selanjutnya juga dilakukan tes pengetahuan, wawasan, talenta, pembekalan, hingga diperoleh 30 finalis untuk diuji kembali.
Ketiga puluh finalis Duta Wisata Yak Yuk Lamongan tersebut, Rubikah menjelaskan, selama menjalani karantina juga dinilai beberapa aspek. “Kemudian 30 finalis tersebut nilainya diakumulasi dari awal hingga diperoleh tujuh finalis,” ucapnya.
BACA JUGA: Tim Dosen UK Petra Ciptakan Mesin Chopper Tenaga Surya untuk Peternak di Tulungagung
Rubikah menjelaskan, tujuh finalis Duta Wisata Yak Yuk Lamongan tersebut mendapatkan penilaian dari 3 (tiga) dewan juri, antara lain Helmy Kahaf (pemilik Kahaf Brothers, Sekolah Public Speaking Surabaya Jawa Timur), Melisa Wulan Purnama (Putri Indonesia Jawa Timur 2020) dan Sutadi (Dosen Universitas Darul Ulum Lamongan).
“Ketujuh finalis pada tahapan Focus Group Discussion (FGD) diberikan pilihan pertanyaan mengenai WBL, Pantai Kutang dan Sunan Sendang Duwur. Sedangkan Yuk mengenai Sunan Drajat, Wego dan Mazola,” bebernya.
Dari tujuh finalis tersebut setelah dinilai dewan juri, sambung Rubikah, diperoleh tiga finalis, antara lain untuk Yak Muhammad Reza Ramdani, Sarullah Adi Prayoga, Muhammad Adam Putra. Sedangkan Yuk, yakni Inez Tasya B, Lamalief Maghobbi R dan Firda Aulia.
“Setelah diberikan penilaian dari dewan juri, akhirnya Yak Reza dan Yuk Inez harus meneruskan tongkat estafet Yak Yuk tahun sebelumnya. Sedangkan Wakil I, Yak Adam dan Yuk Lamalief serta Wakil II, Yak Yoga dan Yuk Firda,” ujarnya.
Dari ketiga puluh finalis Duta Wisata Yak Yuk tersebut juga dipilih beberapa kategori saat grand funal. Rubikah menyebutkan, Yak Yuk Persahabatan, Favorite, Berbakat dan Berbusana Terbaik.
Untuk Yak Yuk Persahabatan diraih oleh Yak Fuji dan Yuk Nindya. Favorite diraih Yak Arif dan Yuk Stephaney. Berbakat, Yak Jantaka dan Yuk Veronicha. Sedangkan Busana terbaik, Yak Ardhan dan Yuk Salsabila.
“Tugas Yak dan Yuk setelah dinobatkan tidak berhenti begitu saja, namun membantu kita, Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Lamongan untuk mempromosikan seluruh pariwisata budaya dan ekonomi kreatif ke khalayak luas, serta turut serta mengikuti berbagai macam event kepariwisataan baik tingkat provinsi maupun nasional,” pungkasnya. [riq/nap]






