Sumenep (beritajatim.com) – Pers kampus diharapkan bisa menjadi literasi bagi masyarakat, karena tulisan dalam pers kampus berdasarkan realita dan bukan gosip.
“Ciri-ciri pers kampus ini ilmiah, objektif, rasional, dan kritis. Harus kritis menuju perbaikan. Pers kampus ini isinya bukan gosip,” kata wartawan senior Sumenep, Ach. Rifai.
Hal itu disampaikan wartawan Harian Surya saat menjadi pemateri dalam acara ‘PWI Goes to Campus’ di Universitas Bahaudin Mudhary (Uniba) Madura, Senin (30/01/2023). Acara tersebut digelar PWI Sumenep sebagai rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2023.
“Pers kampus ini harus bersifat independen. Artinya bebas dari kepentingan pihak-pihak tertentu. “Tidak boleh yang namanya pers kampus ini memihak. Karya-karya yang dihasilkan dan diterbitkan di kampus ini ya bicara tentang kepentingan mahasiswa, tentang bagaimana mengembangkan kampus. Bukan bicara kepentingan politik ataupun yang lain,” tandasnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”PWI-Sumenep”]
Menurutnya, menjadi aktivis pers kampus merupakan modal yang kuat untuk menekuni dunia jurnalistik, baik televisi, koran, media online maupun media cetak. “Pembawa acara terkenal di televisi seperti Najwa Sihab, Karni Ilyas, atau masih banyak yang lain, ini mengawali karirnya dari pers kampus. Jadi adik-adik ini harus bangga aktif di pers kampus. Silahkan ditekuni dengan sungguh-sungguh, supaya bisa merasakan manfaatnya kelak,” ucapnya.
Sementara Ketua PWI Sumenep, Syamsul Arifin mengatakan, PWI ‘Goes to Campus’ ini merupakan kegiatan berbagi ilmu jurnalistik pada para mahasiswa, khususnya yang menekuni pers kampus. “Kalau sebelumnya, kami menggelar ‘Safari Jurnalistik’ ke sekolah-sekolah setingkat SMA, kali ini kami ke kampus-kampus, berbagi ilmu bersama para mahasiswa,” katanya.
Ia berharap ilmu jurnalistik yang dibagi pada para mahasiswa, mampu memberikan tambahan pengetahuan bagi mahasiswa yang berkecimpung di dunia penerbitan kampus. Bahkan ia mempersilahkan para mahasiswa untuk berkonsultasi langsung tentang karya jurnalistik, pada anggota PWI.
“Silahkan bisa konsultasi, diskusi, dan sharing dengan kami di PWI. Kami siap membantu dan berdiskusi dengan adik-adik mahasiswa. Tentang kode etik jurnalistik, atau tentang apa saja yang berkaitan dengan produk jurnalistik, silahkan. Pintu PWI selalu terbuka untuk adik-adik mahasiswa,” tandasnya. (tem/kun)






