Sampang (beritajatim.com) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sampang, kunjungi kantor Kejaksaan Negeri Sampang guna memperkuat pengawasan publik terhadap pengelolaan dana desa dan sektor pendidikan di Kabupaten setempat.
Pertemuan yang berlangsung di aula Gedung Kejari Sampang tersebut menjadi ruang diskusi antara insan pers dan aparat penegak hukum dalam mendorong transparansi serta optimalisasi pengawasan anggaran publik.
Ketua PWI Sampang, Hanggara Pratama S, hadir bersama jajaran pengurus dan diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, M. Iqbal, didampingi Kasi Intelijen, Diecky Eka Koes Andriansyah.
Dalam suasana dialog yang konstruktif, kedua pihak membahas sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian, khususnya terkait pengelolaan dana desa dan sektor pendidikan yang dinilai membutuhkan pengawasan bersama agar berjalan sesuai regulasi dan tepat sasaran.
Hanggara menegaskan bahwa pers memiliki peran penting sebagai kontrol sosial dalam mendukung pembangunan daerah.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi yang sehat antara media dan aparat penegak hukum demi kepentingan publik.
“kami akan terus mendorong terbangunnya komunikasi yang terbuka dengan Kejari Sampang, terutama dalam pengawasan sektor desa dan pendidikan agar pelaksanaannya benar-benar tepat sasaran,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).
Ia juga menyoroti besarnya anggaran desa yang perlu diimbangi dengan keterbukaan informasi dan pengawasan maksimal untuk mencegah potensi penyimpangan.
“Kami akan terus bersinergi dengan Kejari dalam mendukung upaya penegakan hukum, khususnya terkait tindak pidana korupsi,” kata Ketua PWI Sampang
Sementara itu, Kepala Kejari Sampang M. Iqbal menyambut baik inisiatif tersebut dan menilai hubungan yang terbuka antara media dan institusi penegak hukum sangat penting dalam menjaga kepercayaan publik.
“Kami siap menjalin komunikasi dan sinergi dengan insan pers. Media berperan penting dalam menyampaikan informasi sekaligus menjadi bagian dari pengawasan sosial,” pungkasnya.[sar/ted]






