Kediri (beritajatim.com) – Meskipun Pilihan Wali Kota Kediri masih kurang satu tahun lagi, tetapi bakal calon sudah mulai bermunculan.
Founder Komunitas Kediri Sembodo Arif Wijaya akan mewarnai pesta demokrasi Pilwali Kediri 2024 mendatang.
“Untuk Pilwali 2024, kita akan melihat situasi dan bukan target gol kita. Namun tidak menutup kemungkinan untuk mewarnainya,” aku Arif Wijaya, pada Selasa (14/2/2023).
Bersama sang istri Mbak Chinta, pria yang lebih akrab disapa Mas Awi tersebut memiliki cita-cita ingin membangun Kota Kediri lebih baik dengan pembangunan mental dan spiritual.
“Kami datang ke Kediri untuk membangun Kediri dengan diawali dengan membangun sejarah dan jati diri,” janji Mas Awi yang datang dari Jakarta.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kediri”]
Sebagai putra daerah Kediri, Mas Awi yang sudah lama merantau ke Ibu Kota melihat kemajuan Kediri begitu pesat. Hanya saja, selain fisik diperlukan pembangunan di bidang mental dan spiritual.
“Bandara dan jalan tol adalah fasilitas utuk mendukung kemajuan Kediri ke depan. Kita harus menyiapkan mental dan spiritual untuk menghadapi kemajuan itu,” tegasnya.
Untuk mewujudkan visi dan misinya tersebut, Mas Alwi mengaku, akan mengadakan kajian-kajian budaya, sejarah dan leluhur termasuk pendidikan budi pekerti. [nm/ted].






