Sampang (beritajatim.com) – Beredar di media sosial seorang wanita bernama Puput warga Desa Aeng Sareh, Kecamatan/Kabupaten Sampang, dikabarkan hilang semenjak, Rabu (24/8/2022) siang.
Mairi, Kepala Desa (Kades) Aeng Sareh, membenarkan adanya informasi tersebut bahwa salah satu warganya hilang semenjak salat dhuhur kemarin.
“Hilang sejak kemarin siang selepas dhuhur,” kata Mairi, Kamis (25/8/2022).
Berdasarkan kejadian tersebut, pihaknya melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian setempat, namun bukan berbentuk laporan hanya sebatas koordinasi. Sebab, sebelumnya Puput sempat mengalami hal yang sama, setelah dilakukan pencarian oleh pihak keluarga lalu berhasil ditemukan.
“Kami rasa Puput lupa arah pulang, sebab lama tinggal di Wonogiri, Jawa Tengah bersama suaminya,” imbuhnya.
Selain itu, Mairi juga membenarkan bahwasanya sebelum hilang Puput sempat meminjam motor milik tetangganya.
Terpisah, Quroy, salah satu pihak keluarga saat dikonfirmasi melalui selulernya membenarkan bahwasanya Puput memiliki skizofrenia atau gangguan berfikir.
[berita-terkait number=”4″ tag=”sampang”]
Menurutnya, Puput hilang setelah selesai salat dhuhur saat suami sedang tidur bersama anaknya yang masih berusia 3 bulan. Puput dengan nama lengkap Putri Nur Ani. Sempat meminjam motor milik tetangga, merk Yamaha Vega dengan Nopol L 6330 QT memakai helm warna abu-abu dan tidak membawa HP.
“Puput bersama suaminya pulang ke Madura setiap setahun sekali. Baru tiba di Madura sejak Senin malam kemarin,” ujarnya.
Qutoy menjelaskan, Ibu satu anak tersebut hilang dengan ciri-ciri mengenakan kerudung warna hitam, baju hitam dan celana hitam bunga-bunga. Sampai saat ini masih dilakukan pencarian oleh pihak keluarga dan suaminya.
“Tinggi ±150-155cm, kurus, kulit sawo mateng. Jika ada informasi mohon bisa hubungi kami dinomer hp 0878 5907 0080 atau bisa hubungi langsung bapak Kades Aeng Sareh,” harapnya. [sar/but]






