Lumajang (beritajatim.com) – Hari Raya Iduladha yang jatuh pada Senin, (17/6/2024) besok, akan diwarnai dengan penyembelihan puluhan ribu hewan kurban di Kabupaten Lumajang.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat mencatat, terdapat 80.666 ekor hewan kurban, baik sapi, kambing, maupun domba, yang siap dikurbankan.
Menurut Endra Novanto, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Lumajang, seluruh hewan kurban tersebut telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan sehat. “Hewan ternak untuk kurban sejauh ini sehat semua dan belum ada laporan terjangkit penyakit serius,” ungkapnya, Minggu (16/6/2024).
Upaya pemeriksaan kesehatan hewan kurban ini dilakukan untuk memastikan hewan yang dikurbankan bebas dari penyakit menular dan layak konsumsi. Pemeriksaan dilakukan di berbagai titik, seperti lapak penjualan dan pasar hewan, oleh tim dokter hewan yang terlibat langsung.
“Kami periksa hewan ternak baik sapi, kambing, domba, di sejumlah titik melalui para dokter yang terlibat langsung. Sebagai pencegahan diberikan obat-obatan, sesuai dengan permintaan pemohon melalui link,” jelas Endra.
Lebih lanjut, Endra menghimbau masyarakat untuk teliti dalam memilih hewan kurban. Pastikan hewan yang dipilih sehat dan tidak menunjukkan gejala penyakit seperti hilang napsu makan, kurang lincah, atau memiliki mata yang kurang cerah.
“Periksa kondisi ternak seperti berjalan, berdiri, bernapas, mengunyah, dan napsu makan yang baik. Itu menjadi indikasi hewan yang sehat,” paparnya.
Bagi pembeli, dianjurkan untuk memilih lapak hewan kurban yang terpercaya dan memiliki surat keterangan sehat dari DKPP. Surat keterangan ini menandakan bahwa hewan kurban telah melalui pemeriksaan dan dinyatakan sehat oleh tim dokter hewan.
“Kami telah melakukan pemeriksaan hewan dan tempat lapak penjualan. Kami juga memberikan surat keterangan berupa stiker yang menjadi penanda bahwa telah diperiksa pihak DKPP dan dokter hewan,” pungkas Endra.
Dengan kepastian kesehatan hewan kurban, diharapkan Iduladha tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan khidmat, serta daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat aman dan sehat untuk dikonsumsi. [vid/aje]






