Surabaya (beritajatim.com) – Banyaknya para pemain Liga 1 Indonesia yang terpapar covid 19 di seri keempat putaran kedua BRI Liga 1, rupanya tak membuat PT LIB selaku operator pertandingan meliburkan jadwal pertandingan.
Dalan konferensi persnya, Sudjarno, Direktur Operasional PT LIB mengatakan jika sampai saat ini pihaknya masih melakukan pola yang sama seperti sebelumnya melakukan evaluasi pertandingan perpertandingan sehingga masih belum ada pembicaraan untuk penghentian pertandingan seri ke empat putaran kedua Liga 1 di Bali.
Namun yang jelas pihaknya akan lebih memperketat program protokol kesehatan dan bagaimana memutus mata rantai penyebaran covid 19 ini supaya bisa bersih. Salah satuya dengan menginformasikan kepada masing-masing klub sepak bola untuk lebih memperketat lagi protokol kesehatan dan menekan penyebaran di lingkungan klub.
[berita-terkait number=”5″ tag=”liga-1″]
“Memang banyak sekali masukan yang sangat baik dan pihak PT LIB tengah mempertimbangkan, namun kita belum ada rencana untuk menghentikan seri keempat ini. Kita tetap berjalan sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat. Tapi kita akan lebih fokus bagaimana memutus mata rantai penyebaran covid 19 ini supaya clear, salah satunya tim harus lebih memperketat prokes dari dalam lingkungan tim itu sendiri,” ungkap Sudjarno, Rabu (2/2/2022).
Lebih lanjut dikatakan Sudjarno PT LIB akan melanjutkan pertandingan sesuai denga jadwal yang dibuat, pihaknya hanya akan mengevaluasi salah satunya seperti kasus sebelumnya yakni penundaaan pertandingan antara Madura United melawan Persipura Jayapura, dan Persib Bandung melawan PSM Masakar.
Penundaan ini bukan tanpa alasan, berdasarkan evaluasi PT LIB Persib Bandung tidak layak untuk mengikuti pertandingan karena tidak sesuai dengan regulasi yang ditetapkan. Persib hanya memiliki 13 pemain yang bisa diturunkan di laga sedangkan standarisasi regulari minimal 14 pemain yang akan diturunkan.
“Jika menurut jadwal kita tetap berjalan, kita akan mengevaluasi layak atau tidak layak suatu klub untuk diturunkan dalam pertandingan, misal seperti Persib kenapa tidak bisa dan harus ditunda karena di tim mereka hanya menyisakan 13 pemain yang bisa diturunkan padahal dalam regulasi minimal 14 pemain yang bisa diturunkan,” tutupnya.
Hingga saat ini kepastian jumlah pemain yang terpapar covid 19 masih belum diketahui, jumlah terakhir yang dikeluarkan sebanyak 54 pemain dan official yang terpapar positif covid 19 dan mereka kini tengah menjalani isolasi mandiri di Ubud dan Kuta Bali.[way/kun]






