Bondowoso (beritajatim.com) – Puluhan guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Bondowoso dibekali pengajaran muatan lokal sejarah purbakala, Rabu (23/10/2024). Pembekalan ini digelar oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bondowoso di Graha Ijen.
Kabid Kebudayaan pada Disparbudpora Kabupaten Bondowoso, I Gede Budiawan menjelaskan, sekitar 50 guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS dikenalkan warisan budaya megalitik Bondowoso.
“Kami ingin sejarah purbakala Bondowoso sebagai sumber belajar untuk pengembangan materi lokal untuk pembelajaran IPS jenjang SMP,” katanya kepada beritaJatim.com.
Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru dan siswa mengenai sejarah purbakala Bondowoso serta pentingnya pelestarian warisan budaya lokal.
“Ini juga untuk mengintegrasikan muatan lokal sejarah purbakala kedalam kurikulum IPS SMP, agar siswa dapat memahami konteks sejarah dalam lingkungan mereka,” katanya.
Kemudian, pembekalan tersebut juga untuk meningkatkan keterampilan guru dalam menyampaikan materi sejarah purbakala secara menarik dan interaktif melalui metode pembelajaran yang inovatif.
“Kami juga ingin mendorong siswa supaya menghargai dan melestarikan budaya lokal serta memahami nilai-nilai yang terkandung dalam sejarah purbakala,” paparnya.
Ke depan, Pemkab Bondowoso berharap dapat mengembangkan sumber belajar berbasis muatan lokal, seperti buku, modul, dan bahan ajar lainnya yang relevan dengan sejarah purbakala Bondowoso.
“Juga membangun jaringan kolaborasi antar guru IPS di tingkat SMP se-Bondowoso untuk saling bertukar pengalaman dan praktik terbaik dalam pengajaran muatan lokal,” tuturnya.
Kegiatan itu juga guna mendorong pengembangan kegiatan ekstrakurikuler yang berkaitan dengan sejarah purbakala, seperti field trip ke situs megalitik, agar siswa dapat belajar langsung dari pengalaman.
“Ini juga bisa menjadi evaluasi terhadap pelaksanaan muatan lokal yang telah diterapkan dan merumuskan langkah-langkah pengembangan berkelanjutan untuk peningkatan kualitas pembelajaran,” ulasnya. [awi/suf]






