Gresik (beritajatim.com) – Suasana berbeda terlihat di Gressmall saat puluhan becak berjejer rapi di area pusat perbelanjaan tersebut. Sebanyak 75 penarik becak dari berbagai wilayah di sekitar Kota Gresik berkumpul untuk mengikuti kegiatan sosial.
Aksi ini sebagai bentuk kepedulian nyata Gressmall terhadap masyarakat sekitar, khususnya para pekerja sektor informal yang setiap hari menggantungkan penghasilan dari mengayuh becak di jalanan.
Pardi (58), salah satu penarik becak, menuturkan dirinya bersyukur bisa menerima paket sembako serta santunan yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, terutama selama bulan suci Ramadan.
“Terima kasih banyak mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus dilanjutkan,” ujar warga asal Babat, Lamongan, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan sosial ini menunjukkan komitmen pusat perbelanjaan terbesar di Kota Gresik tersebut untuk tidak hanya hadir sebagai pusat belanja dan hiburan, tetapi juga sebagai ruang sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Suasana penuh keakraban sangat terasa saat puluhan penarik becak saling berbincang dengan rekannya yang lain di tengah moda transportasi digitalisasi yang masih tetap bertahan hingga sekarang.
Sementara itu, General Manager Gressmall, Erich Pramono Bangun, menyatakan bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat rasa kebersamaan serta kepedulian terhadap sesama.
“Kami ingin menjadikan Ramadan sebagai momen untuk berbagi dan menebarkan kebaikan. Para penarik becak ini bagian dari masyarakat yang selalu kita temui dalam aktivitas sehari-hari,” ungkapnya.
Becak hingga kini masih menjadi salah satu moda transportasi tradisional yang memiliki peran penting di masyarakat. Meski perkembangan transportasi modern semakin pesat, keberadaan becak tetap dibutuhkan, terutama di kawasan permukiman dan area yang sulit dijangkau kendaraan besar. (dny/kun)






