Sidoarjo (beritajatim.com) – Puluhan warga yang tergabung dalam LSM Mojopahit Jatim melakukan aksi unjuk rasa di depan Pendopo Delta Wibawa Kabupaten Sidoarjo, Rabu (8/9/2023).
Mereka mempertanyakan tidak ada transparansi-nya soal ketersediaan lahan pemakaman yang dikelola Yayasan Makam Real Estate Indonesia (YMREI) Sidoarjo.
Ketua LSM Mojopahit, Andreas Sutikno mengaku penyediaan lahan pemakaman yang dikelola YMREI kurang transparan. Terutama yang berada di TPU Delta Praloyo di Lingkar Timur Sidoarjo.
Baca Juga: Wartawan Jombang Berguling-guling Saat Lomba Balap Karung Memakai Helm
“Saat ini area makam REI di Delta Praloyo sekitar 5,5 hektar. Padahal janjinya akan disiapkan lahan 10 hektar. Berarti masih kurang 4,5 hektar lagi,” katanya saat ditemui usai pertemuan di Pendopo Delta Wibawa.
Sementara Bagian Hukum LSM Mojopahit Wardoyo menjelaskan seharusnya lahan makam yang di sediakan YMREI ini sebanyak 20 hektar.
Setelah melakukan orasi, perwakilan demonstran diterima dan ditemui Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim CKTR) Sidoarjo Bachruni Aryawan. Bachruni mengaku untuk lahan makam, sudah disiapkan lahan seluas 10 hektar di Kecamatan Tarik.
Perwakilan Demonstran Ditemui Kadin Perkim CKTR M Bachruni Aryawan
“Artinya YMREI ini masih kurang sekitar 4,5 hektar lagi untuk lahan pemakaman. Dan itu harus dicarikan lahan di area Sidoarjo Timur,” terangnya.
Sementara, Kepala Perkim CKTR Sidoarjo, Bachruni Aryawan menjelaskan bahwa untuk penyediaan lahan makam tersebut memang menjadi kewajiban pengembang.
Menurutnya Pemkab Sidoarjo tidak bisa melakukan audit terkait hal tersebut selama lahan tersebut belum diserahkan kepada pemerintah daerah.
Baca Juga: Perusahaan Susilo Wonowidjojo Dinilai Dapat Dituntut Bayar Kredit Macet
“Saat ini yang sudah diuruk 10 hektar. Dan masih ada lahan 10 hektar lagi yang dipersiapkan. Tempatnya di Desa Gampingrowo Kecamatan Tarik,” jelasnya.
Bachruni menegaskan bahwa saat ini sedang diproses di BPN untuk dialihkan ke REI. Setelah itu baru diserahkan ke Pemkab Sidoarjo.
“Pesan dari Pak Bupati tahun ini sudah harus selesai. Karena ini untuk kepentingan masyarakat Sidoarjo,” pungkasnya. (isa/ian)






