Surabaya (beritajatim.com) – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 4 berhasil menggelar acara yang meriah dengan memadukan apresiasi seni fotografi dan pelestarian sejarah. Malam penghargaan dan pembukaan pameran fotografi yang digelar pada Selasa (10/9/2024) lalu, berhasil menyita perhatian publik dan para pecinta fotografi.
Acara yang bertemakan “Kecantikan dan Kekokohan Gedung Heritage HVA PTPN I Regional 4” ini berhasil menarik minat 360 fotografer untuk berpartisipasi. Dari ratusan karya yang masuk, 25 karya terbaik terpilih dan dipamerkan di gedung bersejarah tersebut.
Gedung HVA PTPN I Regional 4 sendiri merupakan bangunan cagar budaya yang memiliki nilai sejarah tinggi. Bangunan ini merupakan saksi bisu perkembangan industri perkebunan di Indonesia. Dengan menggelar pameran fotografi di tempat ini, PTPN I Regional 4 ingin memperkenalkan kembali kemegahan dan keindahan gedung bersejarah ini kepada masyarakat luas.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kota Surabaya, Hidayat Syah, memberikan apresiasi yang tinggi kepada PTPN I Regional 4 atas inisiatif yang sangat baik ini. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan upaya pemerintah kota untuk mengembangkan kawasan Kota Lama Surabaya sebagai destinasi wisata baru.
“Kota Lama Surabaya memiliki potensi wisata yang sangat besar namun belum banyak digali. PTPN I Regional 4 telah berhasil menangkap peluang ini dan ikut serta dalam menghidupkan kembali kawasan Kota Lama Surabaya,” ujar Hidayat.
PTPN I Regional 4 memiliki rencana besar untuk mengembangkan gedung heritage ini menjadi pusat sejarah industri perkebunan. Semua karya fotografi yang dipamerkan akan dipindahkan ke bunker yang terletak di dalam gedung. Bunker ini akan dijadikan sebagai cikal bakal berdirinya Museum PTPN.
“Kami ingin menjadikan gedung ini sebagai tempat bagi masyarakat untuk belajar tentang sejarah perkebunan di Indonesia,” ujar Yunianta, Sekretaris Perusahaan PTPN I Regional 4.
Pameran fotografi ini terbuka untuk umum dan berlangsung hingga 25 September 2024. Masyarakat dapat mengunjungi pameran secara gratis selama jam kerja.[rea]






