Tuban (beritajatim.com) – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) GHoPO Tuban terus berkomitmen menjadi perusahaan penyedia bahan bangunan yang terkemuka di tingkat regional. Salah satu caranya dengan terus mendorong karyawannya untuk melakukan inovasi.
Hal tersebut disampaikan oleh Human Capital & General Affair Director SIG, Agung Wiharto di Ruang Auditorium Lantai 2 Kantor Pusat Semen Gresik (KPSG) Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.
Ia menjelaskan, saat ini era perkembangan industri semen sudah sangat luar biasa. Banyak perusahaan semen asing dan swasta yang berdiri di Indonesia, sehingga. Untuk menghadapi persaingan yang sangat ketat, perlu adanya inovasi-inovasi.
“Mangkanya kita harus selalu berinovasi. Banyak perusahaan yang gagal bersaing karena enggan melakukan inovasi yang berakhir dengan kolaps,” ujar Agung Wiharto.
Pihaknya selalu memberikan motivasi dan semangat kepada para karyawannya. Serta mencontohkan beberapa perusahaan yang bergerak di bidang elektronik yang juga mengalami persaingan dinamis.
“Jangan sampai kita kalah bersaing karena puas dengan kondisi kita saat ini. Perusahaan semen sekarang jangan disamakan dengan 10 atau 15 tahun yang lalu, sangat jauh perbedaannya,” kata Agung.
BACA JUGA:
PLN dan SIG Berkolaborasi Demi Energi Terbarukan Ramah Lingkungan
Menurutnya, dalam konteks transformasi Sumber Daya Manusia (SDM), inovasi merupakan suatu keharusan karena membuat bisnis lebih hemat, cepat, mudah, dan melangkah jauh agar menjadikan perusahaan lebih sustain dan tetap tumbuh.
“Oleh karenanya, melalui inovasi yang dicetuskan karyawan perusahaan dapat memperoleh efisiensi yang cukup besar dalam jangka yang panjang,” paparnya.
Sementara itu, EVP of Plant Operational SIG GHoPO Tuban, Muchamad Supriyadi menambahkan, innovation award yang telah dilaksanakan dapat menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan semangat bagi seluruh insan SIG. Agar tak henti-hentinya melakukan inovasi atau improvement.
BACA JUGA:
Inovasi Sistem Pemantauan Tambang SIG Raih ‘Anugerah Inovasi Indonesia 2023’
Inovasi yang telah dilakukan oleh insan SIG bukan rencana, melainkan sesuatu yang telah berhasil dilakukan untuk kebaikan perusahaan.
“Dan semoga ke depan akan lebih banyak lagi inovator-inovator yang tumbuh dari SIG,” ungkap Muchammad Supriyadi.






