Jombang (beritajatim.com) – Menghadapi ketidakpastian ekonomi global, terutama dampak yang ditimbulkan oleh kondisi pasar Amerika Serikat terhadap keberlangsungan industri, PT Aksha Karunia Mill (AKM) menegaskan komitmennya untuk tetap bertahan tanpa melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Perusahaan pengolahan kayu yang berlokasi di Kabupaten Jombang ini fokus pada ekspansi pasar internasional guna menjaga stabilitas operasional.
HRD Manager PT Aksha Karunia Mill, Ana Damaiwati, menyatakan bahwa perusahaan terus berupaya keras memperluas jangkauan pasar ke negara-negara potensial lainnya seperti Jepang, Korea Selatan, dan India.
“Kami berupaya mencari pasar dagang selain Amerika Serikat, seperti Jepang, Korea Selatan, hingga India untuk memastikan keberlangsungan bisnis,” ungkap Ana, Selasa (7/4/2026).
Sebagai bagian dari strategi ini, PT Aksha Karunia Mill juga tengah fokus pada perbaikan internal perusahaan, termasuk peningkatan kualitas mesin, lingkungan kerja, dan pengembangan tenaga kerja untuk mencapai efisiensi yang lebih baik.
Keberlanjutan perusahaan tidak hanya terfokus pada ekspansi pasar dan efisiensi operasional, tetapi juga pada kesejahteraan karyawan yang menjadi pilar utama perusahaan. Untuk itu, PT Aksha Karunia Mill secara konsisten memberikan bonus kepada karyawan dengan catatan kehadiran sempurna dan mereka yang berhasil memenuhi target kualitas dan kuantitas produksi bulanan.
Menurut Ana, sistem bonus ini bukan sekadar insentif, melainkan bentuk apresiasi atas dedikasi staf dalam menjaga produktivitas perusahaan. “Bonus ini berfungsi sebagai apresiasi untuk mendorong produktivitas, mengurangi tingkat absensi, serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan loyal,” ujar Ana.
Selain itu, perusahaan terus mendukung pengembangan kompetensi karyawan melalui program pelatihan soft skill dan hard skill bersertifikat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan karyawan secara berkelanjutan, mendukung kinerja profesional perusahaan.
Dedikasi PT Aksha Karunia Mill terhadap standar operasional yang tinggi telah mendapatkan berbagai penghargaan bergengsi. Pada Januari 2025, perusahaan meraih penghargaan dari Gubernur Jawa Timur atas prestasi Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Zero Accident setelah mencapai lebih dari 3,6 juta jam kerja tanpa kecelakaan.
Di samping itu, perusahaan juga dianugerahi piagam penghargaan atas keberhasilan menjalankan program pencegahan HIV-AIDS serta penanggulangan Tuberkulosis (TB) di lingkungan kerja. Di tingkat lokal, PT Aksha Karunia Mill mendapatkan pengakuan sebagai penyerap tenaga kerja lokal terbanyak dari Bupati Jombang dan meraih Investment Award 2024 dalam kategori Top Employee Recruitment dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jombang.
Dalam aspek keberlanjutan lingkungan, PT Aksha Karunia Mill memastikan bahwa seluruh produk kayu yang digunakan memiliki sertifikasi legalitas yang ketat. Produk-produk perusahaan dipastikan berasal dari sumber yang memenuhi aspek legalitas melalui sertifikat SVLK (Sistem Verifikasi dan Legalitas Kayu) serta sertifikat FSC (Forest Stewardship Council) dari Preferred by Nature.
Selain kinerja profesional, perusahaan juga aktif menjalankan tanggung jawab sosial dan keagamaan. Kegiatan rutin seperti donor darah, pelaksanaan istighosah, pembagian takjil di bulan Ramadhan, dan penyembelihan hewan kurban saat Idul Adha menjadi bagian dari budaya perusahaan untuk mempererat silaturahmi dengan warga sekitar.
Dengan berbagai inisiatif ini, PT Aksha Karunia Mill optimistis dapat terus tumbuh bersama masyarakat meskipun di tengah ketidakpastian pasar global. [suf]






