Jakarta (beritajatim.com) – Juara bertahan Liga 1, PSM Makassar tengah merana gara-gara ulah suporternya sendiri. Mereka mendapatkan hukuman berat dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Berdasarkan hasil sidang Komdis PSSI pada Kamis (13/8/2023), yang diunggah di laman resmi PSSI pada Jumat (14/7/2023), ada lima poin hukuman yang berkaitan dengan Juku Eja, julukan PSM.
Kelima poin tersebut merupakan buah pertandingan melawan Dewa United di pekan kedua Liga 1 di Stadion Gelora B.J. Habibie pada Sabtu (8/7/2023) lalu. PSM kalah 1-2 di laga ini.
Menurut laman resmi PSSI, pertandingan ini diwarnai bentrok antar sesama pendukung PSM, yakni PSM Fans dan Curva Sud Mattoanging (CMS).
Baca Juga: Gelora Delta Sidoarjo Memenuhi Standar Cahaya PSSI dan FIFA
Imbasnya, PSM didenda Rp25 juta dan penutupan tribune Selatan sebanyak satu laga saat PSM menjadi tuan rumah. Selain itu, kerusuhan tersebutmembuat panitia Pelaksana (panpel) pertandingan PSM didenda Rp20 juta.
PSM Fans dan CSM disanksi berupa larangan menggunakan atribut sebanyak lima pertandingan kandang sejak keputusan diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat.
Tak cuma tu saja, pemain PSM Erwin Gutawa dihukum denda Rp10 juta dan larangan bermain di dua laga imbas kartu merah langsung karena menginjak bagian tubuh pemain Dewa United.
Sedangkan pemain Dewa United Dimitrios Kolovos didenda Rp10 juta dan larangan bermain di tiga laga karena melakukan gerakan tambahan dengan menendang pemain PSM.
Hasil sidang Komite Disiplin PSSI pada 13 Juli 2023 bisa dilihat di sini. (faw/ted)






