Jakarta (beritajatim.com) – PSSI akan menggelar Kongres Tahunan pada awal Juni 2025, tepat sebelum tim nasional Indonesia bertanding melawan China dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kongres ini dijadwalkan pada tanggal 4 Juni, diikuti oleh pertandingan Timnas Indonesia pada tanggal 5 Juni, dan disusul dengan perayaan Iduladha pada tanggal 6 Juni.
Lokasi kongres akan diselenggarakan di Jakarta, dengan informasi tentang hotel yang akan digunakan segera diumumkan.
Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi mengungkapkan bahwa peserta kongres masih akan terdiri dari pihak yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya.
Meskipun agenda kongres bersifat normatif dan tidak ada yang luar biasa, ada beberapa hal penting yang akan dibahas, termasuk perubahan statuta PSSI.
“Untuk perubahan statuta, masih dalam proses dan kemungkinan akan ada sosialisasi lebih lanjut kepada peserta kongres,” kata Yunus di Jakarta, Senin (28/4/2025)
Salah satu perubahan yang mungkin dilakukan adalah mengenai kewenangan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI.
Yunus juga mengungkapkan bahwa beberapa perubahan lainnya berkaitan dengan peningkatan kinerja Komite Eksekutif (Exco) PSSI, termasuk perubahan dalam sistem pemilihan anggota, terutama yang berhubungan dengan promosi dan degradasi klub.
“Tujuan dari perubahan ini adalah untuk meningkatkan kinerja Exco, terutama dalam menghadapi tantangan yang ada di sepak bola Indonesia saat ini,” jelas Yunus.
Kongres PSSI biasanya dihadiri oleh 87 perwakilan, yang terdiri dari 34 Asprov PSSI, 18 klub Liga 1, 16 klub Liga 2, 16 klub Liga 3, serta tiga asosiasi, yakni Federasi Futsal Indonesia (FFI), Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI), dan Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI). (faw/ian)






