Mojokerto (beritajatim.com) – Peluang lolos babak 8 besar kompetisi Liga 3 PSSI Jawa Timur 2023/2024 tertutup sudah untuk tim PS Mojokerto Putra (PSMP). Ini setelah tim berjuluk Laskar Majapahit ini harus menelan kekalahan 2-5 saat menghadapi PSM Kota Madiun di Stadion R. Soedrasono, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan babak 16 besar grup HH.
Pelatih Kepala PSMP, Lulut Kistono mengaku sangat kecewa dengan hasil yang diraih di laga kedua tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Mojokerto tersebut. “Tidak tahu karena kecapekan atau apa. Jalan (strategi) tapi hanya beberapa menit saja. Setelah itu anak-anak sudah drop semua,” ungkapnya, Sabtu (20/1/2024).
Menurutnya, dalam jalannya pertandingan banyak anak asuhnya yang minta untuk diganti. Mental dan fisik kembali menjadi evaluasi tim pelatih sehingga laga terakhir menghadapi tuan rumah Persekabpas Kabupaten Pasuruan pada, Senin (22/1/2024) mendatang tidak ada target.
“Nothing to lose (tanpa beban) aja. Iya mental. Semua ngomong, mainnya bagus cuma mental saja. Sepak bola kan bicara mental, anak-anak rata-rata masih 18 tahun semua. Tidak ada lagi (peluang lolos 8 besar),” tegasnya.
Sekedar diketahui, pada laga perdana babak 16 besar grup HH kompetisi Liga 3 PSSI Jawa Timur 2023/2024, tim PS Mojokerto Putra (PSMP) menghadapi Persid Jember. Bermain di Stadion R. Soedrasono, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, tim berjuluk Laskar Majapahit ini harus menelan kekalahan 2-0. [tin/kun]






