Blitar (beritajatim.com) – Atmosfer berbeda menyelimuti Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kota Blitar. Sejak pagi, pusat kegiatan tersebut telah dipadati sekitar 400 peserta yang didominasi oleh siswa tingkat hijau (Siswa Hijau) dari seluruh rayon, ranting, dan komisariat se-Cabang Kota Blitar.
Agenda kali ini bukan sekadar rutinitas penempaan fisik. Lebih dari itu, PSHT Cabang Kota Blitar melakukan terobosan penting dengan menggabungkan latihan teknik, aksi sosial gotong royong, dan perlindungan masa depan melalui sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan.
Kegiatan diawali dengan latihan bersama yang dipimpin langsung oleh jajaran pelatih dan pengurus cabang. Derap langkah dan semangat para siswa hijau memecah keheningan pagi, menunjukkan soliditas organisasi pencak silat terbesar di Indonesia ini.

Usai sesi latihan, para pendekar muda ini tidak lantas beristirahat. Dengan membawa peralatan kebersihan yang disiapkan secara mandiri dari rumah, mereka menyebar ke seluruh penjuru lingkungan padepokan. Aksi kerja bakti massal ini menjadi wujud nyata penanaman nilai memayu hayuning bawono menjaga keindahan dan kebersihan lingkungan serta mempererat rasa memiliki terhadap padepokan.
“Melalui kegiatan ini, PSHT Cabang Kota Blitar berharap nilai-nilai persaudaraan, gotong royong, dan tanggung jawab sosial dapat terus tertanam kuat di kalangan siswa dan seluruh warga persaudaraan,” ungkap Ketua PSHT Cabang Kota Blitar, Miskan Hadi Prasetyo pada Senin (19/01/2026).
Satu poin krusial yang menjadi sorotan dalam agenda ini adalah sosialisasi dan pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan. Langkah ini dinilai sebagai bentuk kepedulian dari pengurus terhadap keselamatan anggotanya.
Mengingat risiko cedera yang mungkin terjadi dalam olahraga bela diri, PSHT Kota Blitar memfasilitasi administrasi agar para siswa hijau terlindungi. Para siswa dibimbing langsung untuk menyiapkan perangkat dan berkas administrasi pendaftaran. Hal ini menegaskan transformasi organisasi yang semakin profesional dan peduli pada kesejahteraan anggotanya.
Seluruh rangkaian acara yang berlangsung hingga pukul 12.00 WIB ini berjalan kondusif berkat pengawalan ketat dari Pasukan Pengamanan Terate (Pamter) PSHT Cabang Kota Blitar. Kehadiran Pamter memastikan ketertiban, keamanan, dan kelancaran kegiatan dari awal hingga akhir.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian integral dari agenda pembinaan siswa hijau. Tujuannya jelas: membentuk manusia yang berbudi luhur, disiplin, memiliki loyalitas persaudaraan yang kuat, serta peka terhadap lingkungan sosial.
“Melalui sinergi antara latihan fisik, kepedulian lingkungan, dan jaminan keselamatan ini, PSHT Cabang Kota Blitar berharap nilai-nilai persaudaraan dan tanggung jawab sosial tertanam kuat di sanubari setiap siswa,” pungkasnya. (owi/but)






