Kediri (beritajatim.com) — Universitas Brawijaya (UB) terus memperkuat tata kelola akademik melalui penyelenggaraan Forum Wakil Rektor I yang digelar di PSDKU Universitas Brawijaya Kediri, Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini menegaskan peran PSDKU UB Kediri sebagai bagian penting dari sistem akademik terintegrasi Universitas Brawijaya.
Forum Wakil Rektor I merupakan agenda rutin yang mempertemukan Wakil Rektor I UB dengan para Wakil Dekan I dari seluruh fakultas. Forum ini menjadi wadah koordinasi pimpinan akademik untuk mengevaluasi kesiapan fakultas, menyelaraskan kebijakan pembelajaran, serta memastikan standar mutu akademik diterapkan secara konsisten di seluruh unit, baik di kampus utama maupun PSDKU.
Wakil Rektor I Universitas Brawijaya, Imam Santoso, menegaskan bahwa penguatan tata kelola akademik harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
“Pengelolaan akademik tidak bisa dilakukan secara parsial. Kesiapan sumber daya manusia, sistem pembelajaran, dan dukungan teknologi harus berjalan seiring agar mutu pendidikan tetap terjaga,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa seluruh fakultas di lingkungan Universitas Brawijaya didorong memiliki kesiapan akademik yang setara, mulai dari tahap perencanaan pembelajaran hingga evaluasi capaian mahasiswa.
“Forum ini menjadi ruang strategis untuk memastikan kebijakan akademik universitas dapat diterjemahkan dan dilaksanakan secara efektif di tingkat fakultas,” katanya.
Lebih lanjut, Imam Santoso menilai PSDKU UB Kediri memiliki posisi strategis dalam mendukung kebijakan akademik Universitas Brawijaya. Menurutnya, PSDKU tidak hanya berfungsi sebagai perluasan layanan pendidikan tinggi di daerah, tetapi juga menjadi bagian dari sistem penjaminan mutu akademik universitas secara menyeluruh.
“Dosen-dosen di PSDKU UB Kediri didominasi oleh akademisi muda yang adaptif terhadap perubahan kebijakan dan teknologi pembelajaran. Ini menjadi modal penting untuk memastikan implementasi sistem pembelajaran digital berjalan optimal,” jelasnya.
Pelaksanaan Forum Wakil Rektor I di PSDKU UB Kediri juga mencerminkan komitmen Universitas Brawijaya dalam membangun kesetaraan mutu akademik antara kampus utama dan kampus di luar kampus utama. Pelibatan aktif seluruh pimpinan akademik fakultas diharapkan mampu memperkuat koordinasi serta mempercepat implementasi kebijakan strategis di bidang akademik.
Melalui forum ini, Universitas Brawijaya menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan tata kelola akademik yang adaptif, terintegrasi, dan berorientasi pada mutu. PSDKU UB Kediri sebagai tuan rumah turut berperan penting dalam mendukung visi Universitas Brawijaya sebagai perguruan tinggi unggul dan berdaya saing di tingkat nasional. (aga/beq)






