Malang (beritajatim.com) – Direktur Pusat Studi Bahasa dan Budaya Indonesia Universitas Negeri Malang (PSBBI UM), Prof. Dr. Djoko Saryono, M.Pd., pada tahun 2024 ini menargetkan perluasan kerjasama internasional ke 10 kawasan di seluruh benua. Hal itu sesuai dengan misi PSBBI untuk merajut relasi internasional.
“Tentu saja yang disebut internasional tidak hanya Asia Timur, Asia Tenggara, atau juga Amerika, tetapi juga kawasan lain. Target ke depan dalam setiap kawasan ada lembaga, baik lembaga pemerintah atau pendidikan tinggi, yang bisa diajak kerjasama,” ungkap Prof Djoko, saat acara seremoni penyambutan mahasiswa dari Walailak University Thailand, Selasa (16/1/2024).
10 Kawasan yang dimaksud meliputi 2 kawasan di benua Afrika, Eropa. Ada juga di Asia Tengah dan Asia Barat. Kemudian juga di benua Amerika, ada Amerika Latin dan Canada.
“Tentu saja juga bagian dari benua Australia, seperti Selandia Baru. Selanjutnya yang menjadi tantangan penting di kawasan Pasifik karena kerjasama perguruan tinggi di Indonesia dengan kawasan Pasifik masih sangat sedikit dan belum tergarap. Padahal hubungan secara geospasial begitu dekat dan banyak keturunan Indonesia di sana” ungkap guru besar dari Fakultas Sastra UM ini.
Menurut Prof Djoko, rajutan kerjasama internasional merupakan hal yang penting dilakukan. Kerjasama antarbangsa itu untuk saling memahami masa lalu dan memandang masa depan secara bersama-bersama.
“Untuk target negaranya belum ditentukan, hanya yang jelas negara yang ditargetkan itu yang berperan bagi UM khususnya dan Indonesia umumnya. Kerjasama internasional penting dilakukan untuk diplomasi, internasionalisasi, dan relasi antarnegara. Dalam ranah bahasa bisa untuk saling berbagi budaya dan bahasa antarnegara,” kata Prof Djoko menutup. [dan/but]






