Mojokerto (beritajatim.com) – PS Mojokerto Putra (PSMP) sukses mengamankan tiga poin krusial usai menundukkan PSID Jombang dengan skor 2-1 pada laga pembuka Babak 32 Besar Liga 4 Grup HH Piala Gubernur Jawa Timur di Stadion Anjuk Ladang, Nganjuk, Senin (5/1/2026). Kemenangan Laskar Majapahit ini ditentukan oleh gol Ricky dan Hasbiyan meski tim pelatih mencatat sejumlah evaluasi penting terkait fokus pemain di lapangan.
Dua gol kemenangan PSMP lahir pada babak kedua melalui aksi Ricky pada menit ke-56 dan disusul sontekan Hasbiyan di menit ke-71. Di sisi lain, PSID Jombang yang tampil menekan hanya mampu membalas satu gol sepanjang laga, yang membuat posisi PSMP kini menguat di klasemen sementara grup.
Pelatih PSMP, Denny Rumba, mengaku bersyukur atas hasil maksimal ini walaupun ia mengakui skuatnya harus bekerja ekstra keras. Selain perlawanan sengit dari Laskar Kebo Kicak, kondisi lapangan yang kurang ideal di Stadion Anjuk Ladang menjadi tantangan tersendiri bagi aliran bola anak asuhnya.
“Alhamdulillah dapat poin penuh walaupun sedikit berat pertandingan tadi. Tapi anak-anak bisa melaluinya dengan sempurna dan bagus dengan kemenangan. Berat karena lawan memberikan perlawanan yang cukup impresif, kemudian faktor lapangan sedikit bergelombang dan rumputnya terlalu tebal,” ungkap Denny Rumba usai laga.
Catatan kritis justru diberikan Denny terkait lini pertahanan. Ia menyayangkan gol balasan PSID Jombang yang tercipta murni akibat kesalahan koordinasi pemainnya sendiri. Baginya, kemenangan ini seharusnya bisa diraih dengan catatan clean sheet jika konsentrasi pemain terjaga sepanjang laga.
“Di pertandingan tadi terlihat banyak beberapa kesalahan individu yang menjadi masalah buat kita lagi. Bahkan gol dari lawan juga kesalahan dari pemain kita. Artinya kita harus fokus memperbaiki kesalahan individu,” jelasnya secara tegas.
Kini PSMP berpacu dengan waktu untuk melakukan pemulihan fisik. Dengan jadwal kompetisi yang sangat padat, tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Mojokerto ini dijadwalkan kembali merumput pada Rabu (7/1/2026) mendatang untuk menghadapi tuan rumah Persenga Nganjuk.
“Untuk memperbaiki itu memang tidak ada waktu karena besok kita harus fresh dan Rabu main lagi. Besok recovery dan istirahat. Latihan mungkin hanya untuk pemain yang tidak main, kalau yang main fokus fresh total,” tambah Denny mengenai strategi persiapan timnya.
Ujian sesungguhnya diprediksi akan hadir pada laga kedua nanti, mengingat Persenga Nganjuk baru saja mencatatkan kemenangan telak 7-1 atas Persepon Ponorogo di grup yang sama. Dukungan penuh suporter tuan rumah di Stadion Anjuk Ladang menjadi faktor yang sangat diwaspadai oleh jajaran pelatih PSMP.
“Tuan rumah memang harus diwaspadai. Ini tadi menang 7-1. Mereka juga dapat dukungan penuh dari suporternya,” pungkas Denny. [tin/ian]






