Blitar (beritajatim.com) – Protes jalan rusak mewarnai kepemimpinan Rijanto sebagai Bupati Blitar periode 2025-2030. Sejauh ini sudah ada 2 aksi protes jalan rusak di awal kepemimpinan Rijanto-Beky Herdihansah.
Protes jalan rusak pertama kali ini terjadi di Desa Ampelgading Kecamatan Selorejo Kabupaten Blitar. Disana warga memperbaiki sendiri jalan rusak yang ada di desanya lantaran tak kunjung diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar.
Protes jalan rusak ternyata kembali terjadi saat Lebaran kemarin. Kalai ini terjadi di Desa Sidorejo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar.
Jalan antar desa yang rusak parah, ditanami pohon pisang oleh warga. Kondisi ini pun cukup memalukan dan jadi perhatian pemudik.
Terkait hal itu, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar dari Fraksi PKB, M Rifa’i turut menyoroti hal itu. Menurut M. Rifa’i apa yang dilakukan oleh warga itu bukan sebuah bentuk protes namun bagian untuk mengingatkan kepada Bupati Blitar bahwa pekerjaan rumah (PR) utamanya adalah perbaikan infrastruktur jalan.
“Itu bukan protes tapi mengingatkan, di awal kepemimpinan beliau (Rijanto) PR nya adalah jalan rusak,” ungkap M. Rifa’i, Senin (7/4/2025).
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar tersebut pun mengingatkan kepada Bupati Blitar agar mengurangi kegiatan yang bersifat seremonial di tengah efesiensi anggaran ini. Sehingga anggaran bisa difokuskan pada pembangunan infrastruktur jalan.
“Yang jelas dengan efesiensi dari pemerintah pusat maka kegiatan-kegiatan yang sifatnya ceremoni harus bnyak dikurangi di fokuskan buat pembangunan fisik maupun pembangunan di Kabupaten Blitar,” imbuhnya.
M. Rifa’i pun menyarakan Bupati Blitar agar menganggap apa dilakukan oleh warga itu sebagai bentuk kepedulian warga tentang PR yang harus dikerjakan. Sehingga Rijanto-Beky tetap bisa fokus menyelesaikan PR tersebut.
“Ya kepemimpinan bupati dan wakil saat ini pasti bnyak harapan dan masukan, di antaranya jalan rusak. Ya, nanti di PAK 2025 ini awal mula beliau akan menjalan kan anggaran pemerintah Kabupaten Blitar,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Blitar sendiri sebenarnya telah melakukan manifestasi atau pendataan jalan rusak yang ada di Kabupaten Blitar. Bahkan beberapa diantaranya telah masuk dalam list pengerjaan.
Namun semua tidak bisa dikerjakan bersama-sama. Apalagi sekarang ada pemotongan anggaran karena dampak kebijakan efesiensi dari pemerintah pusat.
“Memang banyak ruas jalan rusak yang sudah masuk list penanganan kita termasuk jalan tersebut namun tidak serta merta semua dikerjakan sebelum hari raya ini,” ungkap Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar, Hamdan Zulkifli, Sabtu (29/3/2025).
Dinas PUPR Kabupaten Blitar pun akan mengupayakan perbaikan jalan rusak tersebut usai hari raya Idul Fitri tahun 2025 mendatang. Pasalnya saat ini Dinas PUPR Kabupaten Blitar masih fokus untuk melakukan perbaikan jalan yang menjadi jalur-jalur mudik.
“Kita prioritaskan dahulu ruas ruas arus mudik dan jalur wisata yang kita kerjakan sebelum hari raya ini, selebihnya kami kerjakan setelah hari raya” tegasnya.
Sebenarnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar menyiapkan dana Rp.3 Miliar rupiah untuk perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri 2025 ini. Dana akan digunakan untuk memperbaiki jalur mudik tahun 2025 ini.
Dari data yang dimiliki oleh Dinas PUPR Kabupaten Blitar ada lebih dari 10 ruas jalur mudik yang kondisinya rusak. Sehingga pada ramadhan tahun ini, Dinas PUPR Kabupaten Blitar akan melakukan perbaikan di 10 jalur tersebut. [owi/beq]







8 Komentar
Maaf pak,,,,,jln yg rusak yang bener desa candirejo,,, bukan desa sidorejo
Mohon jalan alternatif dusun nggero desa Bendosari untuk perbaikan kondisi jalan rusak parah tlg bpk bupati yg terhormat untuk perbaiki jalan tsb, karena bupati yg terdahulu TDK ada perbaikan
Tinggalan Bupati Rini
Yakin tinggalan.. la rumangsamu sak urung e Mak e pora luwih nemen….
Moro o pendopo.. lek Amen acara ae .. wkwkwkwkwk
Jalan perbatasan ngeni dan mberbendo, gunung gedhe wonotirto juga parah
PR peninggalan bupati jagoan pk rifa’i kemarin yaa 🤷🤷🤷
Wong program 100 hari kerja ae Ra nek.. kok arep mok unggul unggul ne sulap Karo acara agomo… Hahahaha…