Gresik (beritajatim.com) – Final four seri pertama Proliga 2023 kembali digelar di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik mulai 23 hingga 26 Februari. Ada 4 tim putra dan putri lolos di ajang kasta tertinggi bola voli tersebut.
Tim putri yang lolos diantaranya Jakarta Pertamina Fastron, Bandung Bank BJB Tanda Mata, Jakarta BIN, dan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia. Sedangkan tim putra, Jakarta Lavani Allo Bank, Jakarta STIN BIN, Jakarta Bhayangkara Presisi serta Surabaya BIN Samator.
Diperkirakan, antusias penonton bakal membludak. Untuk mengantisipasi hal itu, panitia Proliga 2023 mencetak tiket 3.000 untuk tribun ekonomi, dan 500 VIP yang dijual secara offline. “Pada laga final four ini kami juga mengoperasikan video challenge di setiap pertandingan. Ini hal yang baru yang diterapkan di Indonesia,” ujar Direktur Proliga Hanny S.Surkatty di Gresik, Rabu (22/02/2023).
[berita-terkait number=”5″ tag=”Proliga”]
Hanny menuturkan, dengan adanya video challenge itu digunakan untuk meminimalisir kemungkinan adanya perbedaan pendapat serta keputusan yang dinilai kurang tepat. “Dengan dioperasikannya video challenge ini final four kompetisi proliga yang digelar di Gresik besok semakin berkualitas,” tuturnya.
Mengenai alasan dipilihnya Gresik dipilih sebagai final four seri pertama. Dikatakan Hanny, hal itu keinginan dari masyarakat Gresik. Selain itu, antusias penontonnya juga luar biasa. “Antusias masyarakat Gresik menyaksikan proliga sangat luar biasa. Hal ini dibuktikan sewaktu menjadi tuan rumah di seri kedua putaran pertama. Dimana, penontonnya selalu membludak,” ungkapnya.
Sementara itu, Pelatih Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia Ayub Hidayat mengatakan, saat ini kondisi timnya menghadapi final four sudah siap tempur. Harapannya bermain di kandang sendiri bisa mendapat dukungan langsung dari Direksi Petrokimia Gresik maupun masyarakat. “Mumpung main di kandang sendiri, ini menjadi motivasi tersendiri bagi tim. Sebab, setiap laga yang yang dilakoni menjadi penentu di laga final four berikutnya,” katanya.
Hal senada juga dituturkan Manager tim Surabaya BIN Samator, Hadi Sampurno. Di final four ini timnya ada keajaiban bisa masuk. Dirinya bersyukur main di Gresik karena dekat dengan pendukungnya. “Kami tetap berdoa agar di laga final four Surabaya BIN Samator tampil lebih maksimal lagi,” pungkasnya. [dny/kun]






