Pamekasan (beritajatim.com) – Sedikitnya 60 madrasah di Madura, dijadikan sebagai sasaran program ‘Madrasah Memanggil’ yang digagas Perkumpulan Guru Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI) Jawa Timur.
Pada giat yang mengusung tema ‘Mengabdi untuk Negeri’, secara resmi dibuka di Hotel Cahaya Berlian, Jl Raya Panglegur Nomor 69-71 Pamekasan, Senin (7/11/2022) kemarin.
Program PGMNI Jatim tersebut, merupakan program kerjasama dengan sejumlah instansi, lembaga maupun organisasi profesi di Pamekasan. Meliputi Pascasarjana IAIN Madura, Kadin, Polres dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan.
“Salah satu tujuan dari program ini dalam rangka meningkatkan kesejahteraan guru dengan sasaran di empat kabupaten berbeda di Madura, yakni Bangkalan, Pamekasan, Sampang, dan Sumenep,” kata Ketum PGMNI Jatim, Moh Ali Muhsin.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pgmni-jatim”]
Dalam program tersebut, pihaknya juga membatasi para relawan yang akan ikut serta dan berpartisipasi pada season pertama. “Relawan tahap pertama progam Madrasah Memanggil, kita batasi sekitar 100 orang,” ungkapnya.
“Sementara untuk sasaran dari program ini sekitar 60 madrasah pilihan yang tersebar di empat kabupaten Madura, jumlah tersebut memang perlu untuk disentuh relawan melalui progam Madrasah Memanggil,” jelasnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pamekasan”]
Sebelumnya pihaknya menyampaikan program tersebut sebagai wujud inspiratif demi mendorong kualitas pendidikan keagamaan di Indonesia, yakni madrasah. Mulai dari aspek peningkatan kesejahteraan guru, sarana dan prasarana, serta masalah lain yang terjadi di Madrasah.
Guna merealisasikan hal itu, pihaknya memerlukan langkah konkrit dengan melibatkan sejumlah instansi maupun organisasi profesi. “Dari itu, kita harus membuat langkah kongkrit dan solutif. Karena itu, kami menggagas program ini dengan menggandeng beberapa instansi,” pungkasnya. [pin]






