Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC belum mampu menunjukkan performa terbaik khususnya saat menjalani pertandingan pada ajang turnamen pra musim bertajuk Piala Presiden 2022, di Samarinda.
Hal tersebut terbukti dari produktivitas gol yang hingga saat ini belum mereka ciptakan, termasuk saat bermain imbang tanpa gol saat melawan salah satu tim promosi Liga 1, Rans Nusantara FC di Stadion Segiri, Sabtu (18/6/2022) lalu.
Bahkan dari dua laga yang dijalani di babak penyisihan Grup B Piala Presiden 2022, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab hanya mampu meraih 1 poin tanpa satupun gol mereka ciptakan. Termasuk kekalahan 1-0 dari tim tuan rumah Borneo FC pada laga perdana, Selasa (14/6/2022) lalu.
“Sebenarnya kami ingin mencoba menampilkan permainan dengan teknik sempurna, tapi (hingga saat ini) belum bisa diterapkan secara sempurna,” kata Pelatih Madura United FC, Fabio Lefundes berdasar rilis yang diterima beritajatim.com, Rabu (22/6/2022).
[berita-terkait number=”3″ tag=”madura-united”]
Dari dua pertandingan yang dijalani, teknik permainan Slamet Nurcahyo dan kawan-kawan masih kewalahan dengan strategi yang diterapkan. “Kami banyak melakukan permainan bola-bola panjang, dan tentu lebih menguras tenaga,” ungkapnya.
“Sementara banyak passing yang salah, sehingga mengganggu (ritme permainan) kami. Apalagi tim lawan tentunya juga sudah sama-sama mempersiapkan tim dengan matang sekalipun laga ini sebagai ajang pra musim,” sambung juru taktik berkebangsaan Brasil.
Hanya saja, tim kebanggaan suporter Madura Bersatu masih masih memiliki peluang cukup besar untuk bersaing menuju babak perempatfinal. Saat ini mereka berada di posisi ke-4 klasemen Grup B Piala Presiden dengan meraih 1 poin dari 2 laga.
Selanjutnya, Madura United akan menghadapi dua tim berbeda pada dua laga berbeda di babak penyisihan grup. Masing-masing kontra PS Barito Putera, 16:00 WIB, Sabtu (25/6/2022); serta kontra Persija Jakarta, 20:30 WIB, Selasa (28/6/2022) mendatang. [pin/ted]






