Pamekasan (beritajatim.com) – Program Studi (Prodi) Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan, menggelar Pelatihan Konselor Sebaya Bagi Mahasiswa, di Auditorium Perguruan Tinggi di Jl Raya Palengaan (Palduding) Nomor 2 Pamekasan, Jum’at (3/3/2023).
Kegiatan yang dikemas dengan model Workshop tersebut, diikuti mayoritas mahasiswa Prodi BKPI, serta perwakilan mahasiswa dari berbagai prodi berbeda di lingkungan IAI Al-Khairat Pamekasan.
Dua orang praktisi diplot sebagai narasumber dengan materi berbeda, masing-masing Anna Aisa yang menyampaikan materi ‘Keterampilan Dasar dan Strategi Pemberian Bantuan Pemecahan Masalah’. Serta Muhyatun dengan materi ‘Jatidiri Konselor Sebaya dan Masalahnya’.
[berita-terkait number=”3″ tag=”iai-al-khairat”]
“Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menerjemahkan sekaligus menguatkan visi misi Prodi BKPI yang mencetak konselor profesional, bertakwa, cerdas, berwawasan, kreatif dan inovatif dalam memberikan pelayanan berbasis islami. Baik di institusi pendidikan maupun non pendidikan,” kata Kaprodi BKPI IAI Al-Khairat Pamekasan, Aizun Riski Safitri.
Terdapat beberapa tujuan penting dari workshop yang juga dihadiri sejumlah dosen BKPI, di antaranya memberikan pemahaman bagi mahasiswa tentang proses pembentukan kompetensi konselor secara akademik dan professional.
“Tujuan lainnya yaitu memberikan pemahaman komprehensif kepada mahasiswa mengenai konselor sebaya, apalagi hal ini menjadi sesuatu yang penting khususnya bagi mahasiswa Prodi BKPI,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pamekasan”]
Tidak hanya itu, kegiatan tersebut juga berorientasi pada tujuan umum dan menyeluruh. “Jadi tujuan lainnya juga bisa membantu mahasiswa tiap prodi pada masing-masing fakultas Tarbiyah, khususnya dalam menyelesaikan masalah bidang akademik dan non akademik,” jelasnya.
Dari itu, pihaknya sangat berharap kegiatan tersebut dapat menjadi motivasi sekaligus penambahan wawasan bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa Prodi BKPI di lingkungan IAI Al-Khairat Pamekasan.
“Melalui kegiatan ini, kami harapkan nantinya dapat mengidentifikasi karakter ideal konselor, serta dapat melakukan konseling dengan teman sebaya,” pungkasnya. [pin/kun]






