Surabaya (beritajatim.com) – Madura United membawa modal positif jelang laga pekan ke-31 Super League 2025/2026 melawan Bali United FC yang akan digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Selasa (5/5/2026). Tim berjuluk “Laskar Sape Kerrap” itu datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan pada laga tandang sebelumnya.
Pelatih caretaker Madura United, Rakhmat Basuki mengatakan BAHWA hasil positif di kandang Semen Padang menjadi dorongan penting bagi tim untuk kembali tampil maksimal di laga kandang.
“Modal kuat kami setelah di laga sebelumnya, Madura berhasil mendulang poin penuh saat bertandang ke Semen Padang,” ujar Rakhmat Basuki.
Ia juga menyoroti rekor pertemuan kedua tim yang cukup berimbang, namun Madura United memiliki catatan sedikit lebih baik dalam beberapa pertemuan terakhir melawan Bali United.
Dalam lima laga terakhir, Madura United mencatat tiga kemenangan dan dua kekalahan atas Bali United. Bahkan dalam beberapa musim terakhir, kedua tim saling mengalahkan di kandang masing-masing, termasuk kemenangan dramatis Madura United 3-2 di markas Bali United pada musim 2023/2024.
“Statistik ini saya kira akan memberikan semangat bagi pemain untuk memenangkan pertandingan pada laga pekan ke-31,” katanya.
Saat ini, Madura United berada di posisi ke-15 klasemen sementara dengan 29 poin dari 30 pertandingan. Sementara itu, Bali United menempati peringkat ke-8 dengan koleksi 45 poin dan masih bersaing ketat di papan tengah atas.
Rakhmat menegaskan timnya siap tampil maksimal di hadapan pendukung sendiri demi mengamankan tiga poin penting untuk memperbaiki posisi di klasemen.
“Kami yakin dengan dukungan suporter penuh akan menjadi energi positif bagi tim untuk memenangkan pertandingan,” ujarnya.
Di sisi lain, Bali United FC datang ke Bangkalan dengan kondisi skuad yang tidak sepenuhnya lengkap. Pelatih Bali United, Johnny Jansen memastikan timnya tidak diperkuat kapten Ricky Fajrin akibat akumulasi kartu kuning. Selain itu, sejumlah pemain juga masih dalam tahap pemulihan cedera.
“Persiapan kami sama seperti sebelumnya berlangsung dengan baik. Hanya saja kami kehilangan beberapa pemain seperti Ricky Fajrin yang akumulasi kartu kuning, lalu ada tiga pemain yang sedang pemulihan cedera seperti Mirza Mustafic, Brandon Wilson dan Jordy Bruijn,” kata Johnny Jansen.
Meski demikian, pelatih asal Belanda itu tetap optimistis timnya mampu mencuri poin di laga tandang. Ia menyebut persiapan taktikal telah dilakukan, termasuk analisis video pertandingan Madura United untuk mematangkan strategi.
“Kami sudah melihat video pertandingan lawan dan sudah menerapkan taktikal di latihan untuk meraih poin penuh dari Madura. Kami memiliki rencana yang bagus dan berharap meraih tiga poin kemenangan,” ujarnya.
Johnny juga menegaskan bahwa fokus utama Bali United saat ini adalah menjaga konsistensi performa agar tetap stabil di papan klasemen.
“Tujuan utama tentu kami ingin meraih tiga poin sehingga posisi stabil di klasemen dan menerapkan permainan yang sesuai dalam menguasai bola, menciptakan peluang dan membangun tim ini semakin baik ke depannya,” katanya. (faw/but)






