Surabaya (beritajatim.com) – Arema FC akan menutup rangkaian pekan ke-18 Super League 2025/2026 dengan laga tandang menghadapi Dewa United. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Banten International Stadium, Senin (26/1/2026) pukul 19.00 WIB.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos menekankan pentingnya fokus penuh sepanjang laga. Ia mengingatkan anak asuhnya agar tidak melakukan kesalahan sekecil apa pun, mengingat kualitas yang dimiliki tuan rumah.
“Dewa United adalah tim kuat dengan pelatih yang bagus. Mereka punya pemain-pemain yang bisa memecah kebuntuan,” ujar Marcos Santos. “Karena itu, kami harus benar-benar fokus agar bisa membawa pulang poin.”
Kabar positif datang dari kubu Singo Edan jelang laga tersebut. Arema FC dipastikan sudah dapat menurunkan dua rekrutan anyar mereka, Gabriel Silva dan Gustavo Franca, yang didatangkan pada bursa transfer paruh musim.
Kedua pemain asal Brasil itu telah resmi terdaftar dan berpeluang menjalani debut saat menghadapi Dewa United. Kehadiran Gabi—sapaan Gabriel Silva—dan Gustavo Franca diharapkan memberi tambahan kekuatan bagi Arema FC pada putaran kedua kompetisi.
Marcos Santos menjelaskan bahwa perekrutan dua pemain tersebut merupakan bagian dari evaluasi tim usai putaran pertama. Ia menilai hampir seluruh kontestan Super League melakukan perombakan skuad demi meningkatkan performa.
“Kami mendatangkan Gustavo Franca dari Persija dan Gabi yang sebelumnya bermain di liga Malaysia,” kata Marcos. “Secara bertahap kami ingin memperkuat tim agar bisa tampil lebih baik di paruh kedua musim.”
Dalam catatan pertemuan terakhir, kedua tim kerap saling mengalahkan. Dewa United mencatat tiga kemenangan, sementara Arema FC meraih dua kemenangan, dengan dua laga lainnya berakhir imbang. Dari tujuh pertemuan tersebut, Dewa United mengoleksi 11 gol, sedangkan Arema FC mencetak lima gol.
Secara klasemen, persaingan kedua tim juga berlangsung ketat. Dewa United menempati posisi ke-11 dengan 20 poin dari 17 pertandingan, sedangkan Arema FC berada satu tingkat di atasnya dengan 21 poin dari jumlah laga yang sama.
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, menyebut laga sebelumnya menjadi bagian penting dari persiapan timnya menjelang duel melawan Arema FC. Ia menegaskan bahwa konsistensi dalam menerapkan identitas permainan menjadi kunci.
“Pertandingan kemarin adalah bagian dari persiapan kami. Yang terpenting adalah bermain sesuai identitas Dewa United. Persiapan sejauh ini berjalan cukup bagus,” ujar Riekerink, Minggu (25/1/2026).
Ia juga mengingatkan bahwa Arema FC bukan lawan yang mudah, seiring semakin meratanya kualitas tim di kompetisi domestik. Setiap laga, menurutnya, kini menuntut konsentrasi maksimal.
Senada dengan sang pelatih, pemain Dewa United Theo Numberi memastikan kondisi tim dalam keadaan siap. Ia menilai performa di laga sebelumnya sudah mencerminkan gaya bermain yang diinginkan.
“Saya setuju dengan pelatih. Permainan terakhir sudah menunjukkan cara bermain Dewa United. Arema punya pemain-pemain bagus, tetapi kami optimistis bisa meraih tiga poin,” ujar Theo. [faw/aje]






