Banyuwangi (beritajatim.com) – Presiden Persewangi Banyuwangi, Handoko bertekad saat ini ingin membentuk manajemen yang modern, akuntabel, kompetitif dan adaptif terhadap segala perkembangan. Kondisi itu tentunya harus dibarengi dengan kerja keras.
Termasuk, membangun sinergi yang baik antara seluruh stakeholder sepakbola Banyuwangi. Pasalnya, itu menjadi instrumen vital untuk mengkonsolidasi gagasan, sumber
daya, dan jaringan yang akan membangkitkan energi besar bagi Persewangi.
“Untuk mewujudkan cita-cita itu, sebagai putra daerah Banyuwangi, kami merasa terpanggil untuk bisa memberikan kontribusi yang nyata dan menjadi bagian panjang dari perjuangan mewujudkan Persewangi sebagai klub sepakbola modern, profesional dan sanggup berprestasi sampai pada kasta tertinggi kompetisi
sepakbola nasional,” ungkap Presiden Persewangi Banyuwangi, Handoko.
Handoko menyebut, tanggal 28 Agustus 2024 menjadi cerita bersejarah. Pasalnya, saat itu dirinya menerima amanah besar untuk menahkodai manajemen
baru PT. Persewangi Banyuwangi Laskar Blambangan untuk memenuhi harapan.
“Kita semua masyarakat Banyuwangi akan menjadi saksi terwujudnya Persewangi yang modern, profesional, dan penuh prestasi.
Manajemen baru berkomitmen untuk membawa Persewangi melakoni kompetisi Liga 3 2024/2025 dengan baik dan berhasil menembus kompetisi Liga 2 2025/2026,” jelasnya.
Target itu, kata Handoko, manajemen akan melakukan langkah-langkah persiapan yang matang. Tak lupa doa restu dan dukungan masyarakat Banyuwangi untuk bisa mewujudkannya.
“Atas nama manajemen baru, kami menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengurus Persewangi terdahulu atas kepercayaannya untuk mengelola klub ini.
Kami juga memohon doa restu dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat Banyuwangi,
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, stake-holder sepakbola, dan pecinta Persewangi,” pungkasnya. [rin/aje]






