Banyuwangi (beritajatim.com)– Persewangi Banyuwangi kini memiliki orang tua asuh baru menapaki kompetisi Liga 3 Indonesia. Klub kebanggaan masyarakat bumi Blambangan itu telah diakuisisi oleh seorang yang memiliki tekad kuat membawa klub meraih cita-cita tertinggi.
Kini Persewangi Banyuwangi dipimpin oleh Handoko yang menjadi presiden klub. Tak hanya dari sisi pemimpin, tetapi seluruh manajemen juga dirombak.
Dalam pernyataannya, Handoko menyebut dunia sepakbola Indonesia mutakhir menunjukkan kemajuan yang signifikan. Ditandai dengan
berbagai torehan prestasi Tim Nasional di berbagai event baik Timnas Senior ataupun Timnas
Kelompok Umur.
“Kemajuan juga tampak dari perbaikan demi perbaikan yang terjadi di kompetisi nasional. Iklim sepakbola yang semakin baik ini menjadi oase ditengah dahaga publik akan kemajuan sepakbola dan membangkitkan gairah baru masyarakat Indonesia,” katanya.
Sebagai putra asli Banyuwangi, Handoko menilai, Persewangi merupakan aset besar yang harus terus dikembangkan dan dikelola dengan seksama. Sejarah panjang
klub berjuluk Laskar Blambangan ini pernah menorehkan berbagai prestasi. Memori itulah, tekad itulah yang coba untuk diunduh kembali untuk masyarakat sepakbola Banyuwangi.
“Kemajuan dalam berbagai bidang yang dicapai Banyuwangi beberapa tahun terakhir telah menempatkan Banyuwangi sebagai entitas baru yang cukup disegani dalam peta sosial ekonomi
nasional,” ujarnya.
Alasan lain, kata Handoko, mengapa Persewangi akan besar? Karena dalam konteks sepakbola, Banyuwangi memiliki sumberdaya,
iklim sepakbola yang baik dan melahirkan klub yang berprestasi di tingkat nasional. Sejarah panjang mencatat banyak talenta putra Banyuwangi mengukir sejarah di sepakbola nasional.
“Melimpahnya talenta muda, supporter militan serta perhatian tinggi masyarakat
sepakbola, menjanjikan potensi besar bagi kemajuan sepakbola Banyuwangi. Momentum kemajuan sepakbola nasional, kemajuan sosial ekonomi dan potensi sepakbola
Banyuwangi merupakan modal besar bagi kebangkitan Persewangi,” pungkasnya. [rin/aje]






