Manchester (beritajatim.com) – Keberhasilan Manchester United dan Tottenham Hotspur lolos final Liga Europa menghadirkan beberapa benefit krusial bagi Premier League. Bukan sekadar sinyal dominasi di Eropa. Melainkan juga bertambahnya wakil ke Liga Champions musim depan menjadi 6 tim.
Ya, pemenang dari All-English final antara United dan Spurs membuat UEFA harus “menghadiahkan” satu slot lagi bagi Premier League ke Liga Champions. Apalagi, United dan Spurs saat ini berada di luar 5 besar di klasemen Premier League. United di posisi 15 dan Spurs peringkat ke-16.
Sebelumnya, Premier League telah digaransi tampil dengan 5 tim di Liga Champions musim depan dari yang awalnya 4 tim sebagai jatah musiman. Koefisien Premier League yang berada di puncak dibandingkan semua liga di Eropa jadi pemicunya. Premier League berhak mendapatkan keuntungan dari European Performance Spot (EPS).
Ini bakal jadi pengalaman pertama dalam sejarah persepakbolaan Eropa ada enam tim dari satu liga yang mengirimkan 6 wakilnya di Liga Champions. Premier League beberapa kali sempat mengirimkan 5 tim. Salah satunya 2017–2018. Kala itu, United jadi tim ekstra lantaran mereka gagal masuk 4 besar Premier League tetapi juara Liga Europa di musim sebelumnya.
Tetapi, untuk musim ini, baru Liverpool FC sebagai juara Premier League yang posisinya telah dijamin di Liga Champions. Lima slot lainnya masih diperebutkan oleh 7 tim di bawah The Reds. Antara lain Arsenal, Manchester City, Newcastle United, Chelsea, Nottingham Forest, Aston Villa, dan Bournemouth.
“Aku tidak pernah mendengar ini (6 tim Premier League di Liga Champions, Red) sebelumnya. Tetapi, itu keputusan UEFA. Jalani saja,” papar tactician Spurs Ange Postecoglou dikutip BBC. (dio/but)






