Magetan (beritajatim.com) – Pengamat politik Magetan, Muries Subiyantoro, melihat bahwa dampak putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terbaru terhadap dinamika politik sangat bergantung pada keputusan partai politik.
“Intinya, bola sekarang ada di tangan partai politik,” ujar Muries. “Apakah mereka akan mengindahkan putusan MK atau tidak, akan sangat menentukan perubahan yang terjadi dalam peta politik ke depan.”
Menurut Muries, jika partai politik, khususnya Dewan Pimpinan Pusat (DPP), serius melaksanakan putusan MK dan menginstruksikan jajaran di daerah untuk menjalankannya, maka akan terjadi perubahan signifikan dalam konstelasi politik di berbagai daerah.
Namun, jika partai politik memilih untuk mengabaikan putusan MK, maka situasi politik akan tetap seperti sekarang.
“Ini adalah hak masing-masing partai politik. Jadi, kita tunggu saja bagaimana dinamika politik ke depan, terutama menjelang pendaftaran calon pada tanggal 27-29 Agustus 2024,” tambahnya.
Ruang Demokrasi yang Lebih Luas
Muries menilai bahwa putusan MK ini memberikan ruang demokrasi yang lebih luas bagi partai politik. Dengan penurunan ambang batas pencalonan, partai politik memiliki peluang yang lebih besar untuk mengusung pasangan calon, baik secara mandiri maupun melalui koalisi.
“Sebelumnya, partai politik dibatasi oleh persyaratan perolehan suara sah 20% dan 25% jumlah kursi. Sekarang, persyaratannya lebih fleksibel. Ini membuka peluang bagi partai-partai kecil untuk ikut berpartisipasi dalam kontestasi politik,” jelasnya.
Prediksi dan Harapan
Muries memprediksi bahwa minggu depan, dinamika politik akan semakin memanas. Partai-partai politik akan saling bermanuver untuk mendapatkan posisi yang strategis.
“Saya berharap putusan MK ini dapat mendorong lahirnya pemimpin-pemimpin yang berkualitas dan berkomitmen untuk membangun daerah,” pungkas Muries. [fiq/ted]






