Malang (beritajatim.com) – Proses hitung cepat atau quick count berbagai lembaga survei menempatkan Prabowo-Gibran unggul dengan 57,83 persen suara dalam Pilpres 2024.
Melihat hasil sementara itu, Wakil Ketua DPD Projo Jawa Timur, Azhari Hasan mengatakan, Prabowo-Gibran potensi satu putaran. Sebab paslon nomor urut 02 sudah mengantongi suara 57 persen lebih dari hitung cepat, salah satunya Charta Politika.
“Namun hasil real count KPU secara resmi tetap kita tunggu bersama-sama, dan perolehan suara sudah memenuhi dari setengah provinsi di Indonesia, 20 Provinsi terlampaui dari 38 provinsi di Indonesia sesuai aturan perundangan sudah terpenuhi syarat. Kita bersyukur kepada yang maha kuasa, Jawa Timur pun di atas 60 persen perolehan Prabowo-Gibran, matur nuwun (terima kasih) masyarakat Jawa Timur,” tegas Azhari Hasan, Jumat (16/2/2024).
“Terimakasih masyarakat Jatim, matur nuwun telah mensolidkan bersama-sama kepada Prabowo Gibran,” sambung Azhari di sela-sela acara rekapitulasi suara di Kabupaten Malang.
Masih kata Azhari, Projo Jatim berterimakasih kepada masyarakat Jawa Timur. Mengingat, lumbung perolehan suara yang mendongkrak pasangan Prabowo-Gibran berada di Jatim.
“Khusus di Jawa Timur Prabowo-Gibran unggul teratas 63,56 persen pada quick count Charta Politika. Kita melebihi target, tapi pesan kami pada seluruh relawan Projo Jatim untuk tidak jumawa. Tetap rendah hati, karena ini kemenangan rakyat, rakyat sudah menentukannya, begitu juga masyarakat Jawa Timur, telah bersama-sama satukan hati dan tekad kepada Prabowo-Gibran. Kita semua tetap tunggu real count resmi KPU, harus sabar dan terap bersyukur,” terang Azhari.
Azhari menambahkan, Pilpres 2024 merupakan takdir rakyat untuk menjemput Probowo-Gibran sebagai estafet Presiden Jokowi. Projo Jatim merindukan sosok estafet pemimpin yang merakyat seperti Jokowi.
“Projo Jatim ke depan akan menjadi tangan, mata dan telinga Prabowo-Gibran. Kami memastikan program kerja sampai kepada rakyat, regulasi yang tepat sasaran, tidak melenceng, semua kepentingan harus pro rakyat. Rakyat harus sejahtera,” ucap Azhari.
Azhari juga menyampaikan kepada seluruh relawan Projo di Jawa Timur, untuk tetap menjalin persaudaraan dengan pendukung paslon lain.
“Jangan jumawa, tidak perlu membully, menjelek-jelekkan pasangan lain, kita semua bersaudara,” Azhari mengakhiri. [yog/beq]






