Jombang (beritajatim.com) – Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto mendapat perlakuan istimewa saat berkunjung ke Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Minggu (21/3/2023). Prabowo diberi kesempatan masuk ke kamar yang pernah ditempati mendiang Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari.
Kamar itu berada di deretan depan. Ketika pintu kamar dibuka, Prabowo kemudian memasuki ruangan tersebut. Menteri Pertahanan (Menhan) itu merasakan aura yang ada di kamar Mbah Hasyim. Merasakan suasana. Menyesap auranya.
“Pak Prabowo merasakan aura di kamar Mbah Hasyim (KH Hasyim Asy’ari). Harapan kami Pak Prabowo bisa mencontoh sosok Mbah Hasyim. Sosok pemimpin yang adil dan bijaksana,” ujar cucu Mbah Hasyim, KH Irfan Yusuf Hasyim atau Gus Irfan.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/jokowi-sebut-2-kriteria-presiden-selanjutnya/
Gus Irfan menjelaskan, kunjungan Prabowo Subianto ke pondok pesantren Tebuireng dalam rangka silaturahmi. Tidak ada kaitannya dengan politik. Karena selama ini Probowo seperti menjadi bagian dari keluarga besar Tebuireng.
Prabowo menjalin persahabatan dengan Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid), kemudian dengan Gus Sholah (KH Salahuddin Wahid). “Juga bersahabat dengan bapak saya (KH Yusuf Hasyim),” kata Gus Irfan yang juga Wakil Ketua DPP Partai Gerindra ini.
Disinggung soal Pilpres, Gus Irfan mengatakan bahwa tidak ada pembahasan masalah politik saat Prabowo silaturahmi ke Tebuireng. Pembicaraan hanya seputar nostalgia antara Prabowo dengan keluarga Tebuireng. “Hanya nostalgia saja. Tidak membahas soal politik,” ujarnya.
Namun demikian, Gus Irfan yang menjabat Wakil Ketua Umum Partai Gerindra mengakui ada sejumlah nama yang sudah masuk pembahasan untuk mendampingi Prabowo dalam Pilpres 2024. “Untuk nama-namanya kita tunggu saja. Nanti juga diumumkan,” pungkas Gus Irfan. [suf/kun]






