Lamongan (beritajatim.com) – Partai-partai pengusung Yuhronur Efendi-Dirham Akbar Aksara (Yes-Dirham), getol merapatkan barisan kadernya untuk menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pikada) Lamongan 2024.
Jika sebelumnya sudah ada PDI Perjuangan dan NasDem, kini giliran PPP yang menggelar konsolidasi pemenangan Yes Dirham, dengan melibatkan ketua partai pengusung dan oendukung, serta pengurus dan kader PPP.
Ketua DPC PPP Lamongan, Muhammad Zainul Arifin, menegaskan bahwa pihaknya bertekad untuk mengantarkan Yes-Dirham mendapatkan kemenangan telak di Pilkada 27 November mendatang.
“Kita mendapat instruksi dari DPP untuk memenangkan secara mutlak pasangan Yes-Dirham. Kurang lebih 85 persen,” kata Zainul, saat konsolidasi yang berlangsung di rumah makan Pinky, Kelurahan Sidoharjo Lamongan, Rabu (18/9/2024).
Zainul mengaku optimistis kemenangan itu bisa diraih, lantaran Yes-Dirham merupakan petahana dan diusung oleh banyak partai.
Untuk menggapai target tersebut, Zainul mengaku akan menggerakkan seluruh kader hingga ke tingkat koordinator desa (Kordes) untuk merebut hati pemilih.
Menurut Zainul, kemenangan Yes-Dirham menjadi harga yang tidak bisa ditawar, karena pada periode pertama kepemimpinannya, Bupati Yes hanya memiliki waktu 3,5 tahun untuk membangun Lamongan.
“Jabatan pak bupati kemarin tidak 5 tahun. Tapi hanya 3,5 tahun. Belum lagi ada pandemi Covid, jadi banyak program yang belum terlaksana. Ini harus dipahami. Oleh karena itu kita harus kawal sampai ke tingkat terbawah, ke setiap TPS,” tuturnya.
Optimisme juga diutarakan Yuhronur Efendi. Pria yang akrab disapa Pak Yes itu meyakini bahwa PPP akan mempu membeikan kontribusi besar untuk mewujudkan kemenangan pasangan Yes-Dirham.
“Karena PPP memiliki pemilih yang loyal kepada partainya. Setiao Pemilu juga memiliki perolehan suara yang konstan bahkan cenderung naik,” tuturnya.
Lebih lanjut Pak Yes menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan Lamongan, karena pada periode pertamanya hanya memiliki waktu yang singkat, ditambah dengan belenggu pandemi Covid-19.
Kondisi tersebut membuat sebagian program yang direncanakan sejak awal, belum terealisasi secara maksimal. Apalagi pada awal masa jabatannya, anggaran Kabupaten Lamongan lebih difokuskan untuk penanganan Covid.
“Oleh karena itu kami berdua membuat satu tagline, yakni menjaga amanah dan menuntaskan yang tertunda,” ucapnya.
Menurut Pak Yes, amanah yang diberikan masyarakat Lamongan, baik pada pilkada tiga tahun lalu maupun pilkada mendatang, menjadi kewajiban Yes-Dirham untuk menjaga amanah itu.
“Masyarakat yang memilih Yes-Dirham, tentu ada keinginan, cita-cita dan aspirasi yang dititipkan kepada kami, yang semuanya untuk kesejahteraan dan kejayaan masyarakat Lamongan. Untuk itu kami bertekad mengimplementasikan amanah ini dalam berbagai program,” ujarnya.
Pak Yes menjelaskan, pihaknya telah merencanakan 15 program, baik pembaungan fisik yang meliputi infastruktur, antara lain Jamula (Jalan Mulus Lamongan), pengendalian banjir hingga irigasi untuk pertanian. Sementara pembangunan non fisik meliputi bidang pendidikan, kesehatan, dan program-program yang mendorong peningkatan ekonomi masyrakat Lamongan.
“Dan yang tak kalah penting adalah bagaimana menguatkan pondasi mental, akhlak yang baik untuk generasi berikutnya,” katanya.
Sementara itu, Cawabup Dirham Akbar Aksara, menambahkan, pihaknya telah merancang pola untuk kepentingan membangun Lamongan, baik untuk wilayah utara, tengah dan wilayah selatan.
“Lamongan utara fokus maritim, tengah kita fokuskan untuk industrialisasi dan selatan fokus untuk pertanian,” kata Dirham. (Fak/ted)






