Jombang (beritajatim.com) – Serpihan tubuh korban tertabrak KA (Kereta Api) di perlintasan tak berpalang Dusun Johoclumprit Desa Sumobito, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Usman Yudi (32), bukan hanya tercecer 1-2 Km. Namun, sampati ratusan kilometer, yakni di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.
Potongan tubuh itu kaki bagian kiri. Organ tubuh tersebut terbawa KA Bima hingga Purwodadi. Selanjutnya, potongan kaki tersebut dibawa ke RSUD Purworejo Jawa Tengah.
“Benar. Saya tadi dihubungi oleh kepolisian Purworejo terkait temuan potongan kaki tersebut,” ujar Kapolsek Sumobito AKP Sulaiman, Kamis (13/7/2023).
Seperti diberitakan, pada Rabu (12/7/2023) malam, Usman menabrakkan diri ke kereta api Bima yang sedang melaju kencang. Saat di perlintasan tak berpalang Dusun Johoclumprit Desa Sumobito, Kecamatan Sumobito, dia turun dari motornya.
BACA JUGA:
Pria di Jombang Nekat Tabrakkan Diri ke Kereta Api, Tubuhnya Hancur
Usman kemudian melompat dan menghadang kereta api yang sedang melaju kencang tersebut. Tak ayal, tubuh Usman hancur dilumat ‘ular besi’ dalam sekejab. Tubuh korban hancur. Tececer di rel kereta api hingga jarak 1 Km.
Perlintasan KA tak berpalang Dusun Johoclumprit kondisinya memang sepi. Perlintasan tersebut jauh dari perkampungan. Letaknya di tengah area persawahan. Jalannya tidak begitu lebar.
Maka tidak heran, ketika Usman menghadang kereta tidak ada orang yang tahu.
BACA JUGA:
Kelompok Wisata di Jombang Dukung Ketum PKB di Pilpres 2024
Polsek Sumobito baru mengetahui adanya kejadian tersebut setelah ada laporan dari Polsuska (Polisi Khusus Kereta Api). Selanjutnya, korps berseragam coklat langsung mendatangi lokasi kejadian.
“Polsuska ini mendapatkan pemberitahuan dari masinis kereta api,” ujar Kapolsek Sumobito AKP Sulaiman. [suf/beq]






