Surabaya (beritajatim.com) – Aksi demonstrasi solidaritas meninggalnya seorang pengemudi ojek online (ojol), di Surabaya berlangsung ricuh hingga, Jumat (29/8/2025) malam. Massa aksi membakar Pos Polisi terletak di Jalan Urip Sumoharjo, lokasi putar balik patung Karapan Sapi.
Ratusan massa aksi yang dipaksa mundur aparat meneriaki setiap pengguna jalan, agar berhati-hati dan terhindar dari sambaran kobaran api.
Suasana di lokasi begitu mencekam hingga pukul 22.48 WIB di sejumlah titik kota. Selain Pos Polisi Jalan Urip Sumoharjo, Pos Polisi lainnya juga ikut menjadi amukan massa, di antaranya adalah Pos Polisi Taman Bungkul.
Massa aksi demo solidaritas ojek online dan juga masyarakat sipil masih bertahan di sejumlah titik lokasi pusat Kota Surabaya. Mereka adalah massa aksi lanjutan yang sebelumnya berdemo di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya sejak pukul 14.41 WIB siang.
Masyarakat sipil dan ojol mendesak agar Polri mengusut tuntas tragedi yang menewaskan Affan Kurniawan dan mengutuk keras tindakan yang dilakukan anggota Brimob hingga menewaskan Affan. Serta meminta pelaku dihukum seberat-beratnya. [ram/ian]







