Surabaya (beritajatim.com) – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX tahun 2025 akan melibatkan lebih dari 19.000 peserta yang terdiri dari atlet, ofisial, dan pelatih.
Event olahraga akbar ini akan berlangsung di Malang Raya, meliputi Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu, mulai 28 Juni hingga 5 Juli 2025.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur, Muhammad Nabil, menyampaikan laporan persiapan ajang ini langsung kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
“Kami juga melaporkan bahwa saat ini beberapa cabang olahraga sedang menjalani babak kualifikasi (Pra-Porprov), dan ada yang telah menyelesaikannya,” ujar Nabil di Surabaya, Minggu (18/5/2025).
Pada edisi kesembilan ini, Porprov Jatim akan mempertandingkan 64 cabang olahraga, mencakup 85 disiplin dan 1.032 nomor pertandingan atau perlombaan. Selain itu, dua cabang olahraga eksibisi juga akan ditampilkan, yaitu padel dan floorball.
Nabil menegaskan bahwa kehadiran ribuan peserta ditambah keluarga, pendukung, serta masyarakat umum diharapkan memberikan efek ekonomi signifikan bagi Malang Raya.
“Kami juga melaporkan kepada Ibu Gubernur bahwa Porprov IX nanti akan diikuti sekitar 19.000 peserta (atlet, ofisial, dan pelatih), belum termasuk suporter dan orang tua atlet. Karena itu, diharapkan Porprov IX dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi Malang Raya,” jelasnya.
Dalam rangka mendukung hal tersebut, KONI Jatim turut menggandeng Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur guna mengembangkan sektor ekonomi, pariwisata, dan UMKM lokal.
“Dengan demikian, Porprov IX tidak hanya menghasilkan atlet berprestasi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tambah Nabil.
Salah satu momen ikonik yang akan mewarnai rangkaian acara Porprov IX adalah Kirab Api Porprov. Api obor akan diambil dari Sumber Api Abadi di Pamekasan, dikirab menuju Gedung Negara Grahadi di Surabaya untuk diinapkan semalam, lalu diteruskan ke Malang Raya dan dinyalakan pada saat upacara pembukaan.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi atas kinerja tuan rumah dan panitia.
“Dalam waktu dekat, kami perlu penjelasan langsung dari ketiga tuan rumah Porprov IX agar dapat mengevaluasi bersama kekurangan, perbaikan, atau tambahan yang diperlukan. Dengan demikian, seluruh rangkaian acara—mulai dari kirab api, upacara pembukaan, pertandingan, hingga penutupan—dapat berjalan sesuai harapan,” tegas Gubernur Khofifah.
Porprov Jatim IX 2025 tak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan para atlet, tetapi juga momentum strategis bagi Malang Raya dalam mengembangkan potensi daerah dari sisi ekonomi, pariwisata, hingga pemberdayaan pemuda. (ted)






