Ponorogo (beritajatim.com) – Suasana haru menyelimuti keberangkatan jamaah haji Kabupaten Ponorogo tahun 1447 H/2026, Minggu (26/4/2026). Ratusan warga tampak memadati halaman pendopo Pemkab Ponorogo, mengantar keluarga dan kerabat yang akan berangkat ke Tanah Suci dalam Kloter SUB-20 ini.
Sejak pagi hari, suasana di pendopo sudah ramai. Jemaah datang dengan koper dan perlengkapan khas haji, sementara keluarga yang mengantar terlihat tak kuasa menyembunyikan haru. Pelukan, doa, hingga lambaian tangan menjadi pemandangan yang tak terlupakan dalam momen pemberangkatan tersebut.
Kloter SUB-20 yang berjumlah sekitar 177 jemaah ini, diberangkatkan langsung oleh Plt. Bupati Ponorogo Lisdyarita beserta Forkopimda sekitar pukul 07.30 WIB. Pemberangkatan dilakukan secara tertib dengan pengawalan, sebelum rombongan melanjutkan perjalanan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya untuk proses embarkasi.
“Semoga para jamaah selalu diberikan kesehatan,” kata Plt. Bupati Ponorogo, Lisdyarita usai acara pemberangkatan.
Setibanya di asrama, jemaah SUB-20 ini, dijadwalkan masuk pada pukul 12.10 WIB. Selanjutnya, mereka akan menjalani tahapan pemeriksaan dan persiapan sebelum diterbangkan melalui Bandara Juanda Surabaya pada Senin (27/4/2026) pukul 12.10 WIB menuju Tanah Suci.
Suasana pemberangkatan Kloter SUB-20 ini menjadi lanjutan dari proses yang sudah dimulai beberapa jam sebelumnya. Di lokasi yang sama, Pendopo Kabupaten Ponorogo, Kloter SUB-19 terlebih dahulu diberangkatkan pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Kloter SUB-19 yang berjumlah sekitar 380 jamaah dan petugas berangkat dalam suasana yang lebih khidmat dan tenang. Meski digelar pada dini hari, tetap terlihat keluarga yang setia mengantar, meski tidak seramai pemberangkatan pagi hari.
“Jadi total ada 554 jemaah asal Ponorogo yang diberangkatkan. Dini hari tadi juga diberangkatkan kloter SUB-19 sebanyak 380 jamaah. Semoga para jamaah mendoakan Pemkab Ponorogo dan masyarakat Ponorogo,” kata Bunda Rita, sapaan Lisdyarita.
Setelah diberangkatkan, Kloter SUB-19 masuk ke Asrama Haji Sukolilo pada pukul 06.00 WIB, sebelum akhirnya dijadwalkan terbang melalui Bandara Juanda pada Senin (27/4/2026) pukul 03.55 WIB.
Dua gelombang pemberangkatan dalam waktu kurang dari 24 jam ini menunjukkan kesiapan Kabupaten Ponorogo dalam mengawal proses ibadah haji warganya. Selain memastikan kelancaran teknis, pemerintah daerah juga memberi ruang bagi keluarga untuk turut mengantar, menciptakan suasana penuh makna dalam momen sakral tersebut.
“Terharu tadi mengantar bapak, semoga ibadahnya lancar di Tanah Suci,” ungkap salah satu warga, Aulia Farkhatul Maulida, usai mengantarkan Bapaknya Imam Khudori berangkat haji tahun ini. [end/suf]






