Mojokerto (beritajatim.com)– Polsek Pacet Polres Mojokerto terus mendekatkan layanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui program Sosialisasi Polisi Penolong yang dikenalkan kepada masyarakat, Kamis (29/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Duro Mart dan Ruang Intel Polsek Pacet. Kegiatan ini dipimpin Kapolsek Pacet melalui Ps. Kanit Binmas. Sasaran sosialisasi yakni pemilik Duro Mart serta warga yang mengajukan permohonan layanan di ruang intel.
Dalam kegiatan itu, petugas memperkenalkan Aplikasi Polisi Penolong kepada masyarakat. Aplikasi tersebut dirancang untuk memudahkan warga dalam menyampaikan laporan maupun pengaduan kepada pihak kepolisian melalui layanan WhatsApp.
Kapolsek Pacet, AKP Mohammad Khoirul Umam menjelaskan bahwa aplikasi Polisi Penolong menjadi salah satu inovasi Polri dalam mempercepat respons terhadap laporan masyarakat. Melalui aplikasi Polisi Penolong, warga tidak perlu datang langsung ke kantor polisi.
“Cukup melapor melalui WhatsApp, laporan akan segera diterima dan ditindaklanjuti oleh anggota Polri maupun Bhabinkamtibmas. Kehadiran aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan rasa aman masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri,” ungkapnya.
Melalui sosialisasi tersebut, Polsek Pacet berharap masyarakat semakin memahami dan memanfaatkan layanan Polisi Penolong sebagai sarana komunikasi langsung dengan kepolisian, khususnya dalam situasi darurat maupun gangguan kamtibmas.
“Prinsipnya, Polri harus hadir dan cepat menolong masyarakat. Dengan aplikasi ini, respons kepolisian bisa lebih cepat, tepat, dan efektif,” tegasnya. [tin/suf]






