Malang (beritajatim.com) – Seperti apa prosedur operasi standar atau SOP dalam pengamanan di dalam stadion hingga gas air mata diletupkan? Menanggapi hal ini, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan bahwa hal itu menjadi bagian materi yang pasti didalami.
“Tentunya eskalasi yang terjadi di lapangan dengan SOP di lapangan itu masih didalami. Kalau dalam kondisi normal bagaimana, kontigensi bagaimana dan emergency bagaimana. Semua akan diaudit dan diperiksa oleh tim,” terang Irjen Dedi Prasetyo dalam Konfrensi Pers di Polres Malang, Senin (3/10/2022) siang.
Begitu juga terkait pemandu suatu keputusan penembakan gas air mata pada tribun penonton. Dedi menjelaskan, hal itu masih dalam agenda pemeriksaan di level manager.
[berita-terkait number=”4″ tag=”arema-vs-persebaya”]
Ditanya sikap Polri terkait peraturan FIFA di dalam Stadion? Dedi mengaku, bahwa semua SOP dan statuta yang ada merupakan bagian dari materi yang sedang diaudit.
“Jadi kami minta sabar dulu. Biarkan tim bekerja. Nanti setiap perkembangan akan kami update kepada teman-teman media supaya diketahui oleh publik,” pungkasnya. [yog/but]






