Sidoarjo (beritajatim.com) – Dalam upaya mendengarkan aspirasi umat Kristiani, Polresta Sidoarjo telah melaksanakan program dengan tema “Minggu Kasih” di gereja dan tempat ibadah lainnya, sesuai arahan dari pimpinan Polri.
Kegiatan “Minggu Kasih” terbaru ini berlangsung di GKJW Mlaten, Wonomlati, Krembung, pada hari Minggu, 10 September 2023.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakapolresta Sidoarjo, AKBP Deny Agung Andriana, serta sejumlah pejabat utama dari Polresta Sidoarjo, kapolsek di wilayah setempat, dan anggota Forkopimka Krembung.
Wakapolresta Sidoarjo, AKBP Deny Agung Andriana, mengibaratkan kegiatan “Minggu Kasih” ini mirip dengan forum populer “Jumat Curhat.” Ini memberikan wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat mereka kepada polisi dan Forkopimka setempat, terutama dalam hal menjaga ketertiban dan keamanan umum.
“Program ‘Minggu Kasih’ ini merupakan bentuk interaksi langsung antara kepolisian dan masyarakat, di mana polisi mendengarkan saran, kritik, masukan berharga, dan keluhan dari masyarakat terkait pelayanan kepolisian di daerah mereka,” tegasnya.
Selain itu, selama acara “Minggu Kasih” ini, Polresta Sidoarjo juga memberikan layanan-layanan kepolisian penting di dalam lingkungan gereja. Ini termasuk pemeriksaan kesehatan gratis dan inisiatif sosial yang bertujuan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat setempat, semuanya diberikan tanpa biaya.
Program yang patut diapresiasi ini mencerminkan komitmen Polresta Sidoarjo dalam memperkuat hubungan dengan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian di wilayah tersebut.
Sebelumnya Polresta Sidoarjo juga menggelar Jumat Curhat di Masjid Darussalam, Mlaten, Wonomlati, Krembung, Jumat (8/9/2023).
Baca Juga: Bupati Peletakan Batu Pertama Pembangunan GKJW Sidoarjo
Polresta Sidoarjo bersama stake holder terkait mengajak warga menguatkan toleransi di tengah perbedaan.
Nilai-nilai toleransi penting diterima lapang oleh masyarakat, terlebih semakin mendekati tahun politik Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Hal ini bertujuan agar, persatuan dan kesatuan Bangsa tetap terjaga sehingga tidak adanya gangguan kamtibmas sekecil apapun.
Disampaikan Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana dalam kesempatan Jumat Curhat di Masjid Darussalam. Ia mencontohkan kuatnya toleransi yang ada sejak lama di wilayah Wonomlati Krembung, yang ditandai dengan berdirinya Masjid Darussalam berhadapan dengan Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Mlaten.
“Dengan saling memahami, menerima dan menghormati perbedaan, maka keutuhan serta keharmonisan kita senantiasa terjaga. Situasi pun adem ayem, karena dapat berjalan bersama-sama,” ujarnya.
Sebab itu, pihak Polresta Sidoarjo bersama stake holder terkait memasifkan Jumat Curhat ke daerah-daerah untuk mengajak masyarakat saling menjaga kerukunan, menjaga kondusifitas kamtibmas di wilayahnya serta dapat bertukar pendapat dengan pihak terkait terkait kamtibmas.
Melalui kegiatan Jumat Curhat dengan menyerap aspirasi warga secara langsung, apabila terdapat problem kamtibmas sekecil apapun persoalannya dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak bersangkutan. Termasuk halnya di lingkup Polresta Sidoarjo maupun polsek jajaran. (ted)






