Malang (beritajatim.com) – Polresta Malang Kota memberikan penghargaan pada 5 warga Lowokwaru yang menggagalkan aksi balap liar jalan Borobudur, Lowokwaru Kota Malang pada Sabtu (21/2/2026). Penghargaan ini diberikan pada Jumat (27/2/2026) di Mapolresta Malang Kota.
Kapolresta Malang Kota, Kombes Putu Kholis mengatakan, bahwa upaya pro aktif warga perlu mendapat apresiasi. Peristiwa ini bahkan sempat viral di media sosial. Dimana dalam video itu warga sempat menggagalkan aksi balap liar hingga motor para pembalap liar dilempar ke sungai.
“Aksi warga ini harus mendapatkan apresiasi. Pertama, ada warga yang langsung menghubungi polisi melalui nomor 110. Dan yang kedua, ada masyarakat setempat yang mengambil langkah cepat agar tidak menganggu pengguna jalan yang lain,” kata Putu, Jumat, (27/2/2026).

Polresta Malang Kota sendiri sedang mencari solusi untuk menyelesaikan kasus balap liar yang sering terjadi di Kota Malang. Mereka melakukan pendalaman untuk mengakhiri aksi balap liar yang kerap terjadi di Kota Malang.
“Kami sedang mendalami alur sindikasi balap liar di Kota Malang. Beberapa waktu yang lalu pada saat saya (menjabat),di Kabupaten Malang, kami pernah menginvestigasi. Mungkin di sini tidak sama. Jadi kami perlu melakukan pendalaman,” ujar Putu.
Salah satu warga yang memperoleh penghargaan adalah Andika Surya. Dia menuturkan balap liar yang meresahkan itu sudah dipantau oleh warga sekitar. Setelah komplotan diduga peserta balap liar tiba warga langsung bergegas menghadang oknum balap liar.
“Saat pebalap liar tersebut putar balik, ia langsung dihadang oleh kerumunan warga dan para driver (ojek online) yang ada di sisi jalan. Kemudian sempat terjadi aksi pemukulan dan sepeda motor itu dibawa ke seberang jalan dan dihancurkan oleh massa,” ujar Surya.
Dalam pembubaran itu, salah seorang motor milik pebalap liar dihancurkan lalu dibuang ke sungai oleh massa yang emosi. Aksi akhirnya dapat diredakan usai polisi datang ke lokasi.
“Setelah polisi datang, akhirnya situasi disterilkan oleh petugas. Hingga saat ini lokasi masih netral dan belum ada aksi balap liar lagi,” ujar Surya. (luc/but)






