Sumenep (beritajatim.com) – Polres Sumenep mengirimkan 6 tangki air bersih ke daerah yang mengalami kekeringan kritis akibat kemarau panjang. Dua desa tersebut adalah Desa Montorna dan Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan.
“Pendistribusian air bersih ini sebagai pengabdian Akpol 2003 Batalyon Tantya Sudhirajati ‘Bakti Kemanusiaan Untuk Negeri’ dengan gerakan 1 juta liter air bersih dan pembangunan 20 sumur bor di wilayah hukum Polda Jatim,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko, Rabu (04/10/2023).
Menurutnya, pendistribusian air bersih ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya yang daerahnya mengalami kekeringan akibat kemarau panjang.
“Dua desa ini, Montornah dan Prancak memang kondisinya sangat membutuhkan air bersih. Karena itulah, 6 tangki air bersih ini kami droping kesana,” terangnya.
Ia berharap bantuan air bersih tersebut bisa meringankan beban warga yang daerahnya mengalami kekeringan. “Kami tetap berkomitmen hadir di tengah masyarakat dalam kondisi apapun. Termasuk saat ini, ketika warga kesulitan air bersih,” ucapnya.
Sementara Kepala Desa Prancak mengapresiasi bakti sosial pembagian Air Bersih dalam rangka pengabdian Akpol 2003 Batalyon Tantya Sudhirajati. “Terima kasih untuk bantuan air bersih bagi warga kami. Semoga pengorbanan untuk membantu masyarakat bisa bermanfaat dan menjadikan Polri yang semakin presisi,” tuturnya. (tem/kun)
BACA JUGA: Beras Alami Kenaikan Harga Tertinggi, Inflasi Sumenep Lampaui Nasional dan Jawa Timur






