Lamongan (beritajatim.com) – Kekeringan yang melanda Kabupaten Lamongan perlahan mulai mereda berkat kepedulian berbagai pihak. Kali ini, giliran Polres Lamongan yang hadir membawa kabar gembira bagi warga terdampak.
Sebanyak 112 ribu liter air bersih telah didistribusikan ke 14 desa di 6 kecamatan, sebuah upaya nyata meringankan beban masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih.
Kapolres Lamongan, AKBP Bobby Condroputra, mengungkapkan bahwa penyaluran air bersih ini dilakukan dengan melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lamongan.
“Kami tidak hanya memberikan air bersih, tetapi juga tandon air, jerigen, dan paket makanan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga,” ujarnya pada Senin (2/9/2024).
Desa-desa yang menjadi sasaran bantuan tersebar di beberapa kecamatan, di antaranya Tikung, Sarirejo, Mantup, Lamongan, Sugio, dan Kedungpring. “Penyaluran air bersih akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan semua warga terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan,” tambah Bobby.
Melihat kondisi yang masih memprihatinkan, Polres Lamongan tidak berhenti pada bantuan sementara. Rencana pembuatan sumur bor di beberapa desa yang paling parah terdampak kekeringan tengah digagas.
“Kami telah memulai inisiatif ini pada bulan Juli lalu dan akan terus berupaya mencari sumber air baru untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat dalam jangka panjang,” jelas Bobby.
Berdasarkan data BPBD Lamongan, kekeringan di Lamongan melanda 17 dusun di 12 Desa yang tersebar di 6 kecamatan, yakni Kecamatan Lamongan, Kedungpring, Mantup, Sarirejo, Tikung, dan Sugio. [fak/beq]






